Rocket, startup AI baru, tawarkan laporan strategi mirip konsultan top dengan biaya jauh lebih terjangkau.

Dulu kalau mau laporan strategis ala McKinsey atau BCG, kamu harus siapin duit ratusan ribu dolar dan nunggu berbulan-bulan. Sekarang ada Rocket, startup AI yang coba ubah cara kerja konsultan tradisional.

Rocket baru aja meluncurkan platform AI yang nggak cuma soal coding. Mereka gabungin tiga hal: strategi bisnis, pembangunan produk, dan riset kompetitor.

Yang menarik, Rocket pengen keluar dari zona nyaman AI yang cuma generate code. Mereka fokus ke hasil akhir yang lebih besar, yaitu keputusan bisnis yang lebih cerdas.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Platform ini pakai AI untuk analisis pasar, identifikasi opportunity, dan bikin rekomendasi strategis. Semuanya dalam format yang rapi dan bisa langsung dipresentasikan.

Tim di Rocket percaya bahwa banyak founder dan product manager itu kekurangan waktu buat riset mendalam. Mereka sering pakai insting atau data setengah-setengah.

Dengan Rocket, kamu bisa dapetin analisis kompetitor yang detail dalam hitungan jam, bukan minggu. Termasuk tracking pergerakan rival, benchmark fitur, dan mapping positioning di pasar.

Bagian strateginya juga nggak kaleng-kaleng. AI-nya bisa bantu nge-frame masalah bisnis, explore berbagai skenario, dan susun prioritas berdasarkan impact dan effort.

Untuk product building, Rocket integrasiin research sama execution. Jadi dari insights langsung bisa jadi roadmap dan spek teknis.

Harganya? Rocket bilang mereka charge sebagian kecil dari biaya konsultan tradisional. Mereka targetin startup dan scale-up yang butuh kecepatan tanpa mengorbankan kualitas analisis.

Tentu ada yang skeptis. Beberapa bilang AI belum bisa ganti judgment manusia yang udah bertahun-tahun pengalaman. Tapi Rocket argumennya: mereka nggak gantiin konsultan, tapi democratize akses ke tools yang sebelumnya cuma dimiliki perusahaan besar.

Yang jelas, ini tanda evolusi AI yang signifikan. Dari sekadar autocomplete code, sekarang masuk ke domain yang lebih kompleks dan bernilai tinggi.

Praktisnya, kalau kamu founder atau PM yang sering kehabisan waktu buat riset, coba eksplor platform kayak Rocket. Bisa jadi shortcut untuk dapetin insights yang biasanya butuh tim research dedicated.

Yang penting diingat: AI tetap alat bantu. Keputusan final tetap di tangan kamu. Tapi dengan data dan framing yang lebih baik, peluang buat ambil keputusan yang tepat jadi lebih besar.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

TechCrunch

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari TechCrunch.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.

Baca artikel asli di TechCrunch
#Technology#TechCrunch#rss