Supply XRP yang menguntungkan turun ke 43%, level terendah sejak 2023. Pelajari apa artinya capitulasi ini dan bagaimana strategi yang bisa kamu pertimbangkan.

XRP lagi-lagi jadi perhatian trader, tapi kali ini bukan karena rally. Data terbaru menunjukkan supply yang masih dalam posisi profit anjlok drastis ke 43%—level terendah dalam 17 bulan terakhir. Angka ini penting banget karena mencerminkan seberapa banyak holder yang masih untung versus yang sudah merugi.

Capitulasi tinggi seperti ini biasanya terjadi saat banyak investor menyerah dan menjual aset mereka di harga rugi. Pola klasik di crypto: panic selling berujung pada bottom formation. Tapi hati-hati, bottom formation bukan berarti langsung reversal. Bisa jadi sideways dulu berbulan-bulan.

Dari sisi teknikal, chart XRP lagi membentuk setup bearish yang mengindikasikan potensi penurunan ke $1,10. Level ini jadi support kunci yang perlu kamu pantau. Kalau jebol, next support ada di area $0,90—$0,95.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Sekarang pertanyaannya: apa yang harus kamu lakukan? Kalau kamu holder jangka panjang, momen capitulasi kayak ini historically jadi entry point yang menarik. Tapi ingat, averaging down tanpa strategi itu berbahaya.

Untuk trader aktif, pertimbangkan untuk wait and see sampai ada konfirmasi reversal di timeframe harian. Bullish engulfing candle atau volume spike di area support bisa jadi sinyal entry yang lebih aman.

Praktisnya, set alert di $1,15 dan $1,10. Siapkan dana cadangan kalau memang mau akumulasi. Jangan FOMO, jangan panic sell juga. Crypto itu siklusnya brutal, tapi yang punya plan biasanya survive lebih baik.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

CoinTelegraph

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari CoinTelegraph.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinTelegraph.

Baca artikel asli di CoinTelegraph
#Crypto#CoinTelegraph#rss