Penjualan mobil listrik bekas naik drastis meski pasar EV baru lesu. Temukan faktor-faktor yang mendorong tren ini dan tips buat kamu yang pertimbangkan beli EV bekas.

Penjualan mobil listrik baru akhir-akhir ini memang bikin sedih. Banyak orang yang ragu-ragu beli, harga baterai masih mahal, dan infrastruktur charging station belum merata.

Tapi ada plot twist yang menarik. Sementara pasar EV baru lesu, mobil listrik bekas justru laris manis. Data penjualan menunjukkan tren yang sama sekali berbeda.

Jadi apa yang terjadi? Kenapa orang-orang justru makin tertarik sama EV bekas?

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Faktor pertama: harga bensin memang naik, tapi itu bukan satu-satunya alasan. Yang lebih penting, harga EV bekas sudah turun drastis dibanding dua tahun lalu.

Kamu bisa dapetin Tesla Model 3 atau Nissan Leaf bekas dengan harga jauh lebih masuk akal sekarang. Battery degradation? Nggak separah yang dibayangkan, kok.

Banyak EV bekas masih punya battery health di atas 80%. Itu cukup buat kebutuhan harian, apalagi kalau kamu cuma pakai buat commuting dalam kota.

Faktor kedua: rasa penasaran sudah terbayar. Early adopters udah nyobain, review jujur udah banyak, dan orang sekarang lebih paham realita pakai EV.

Kamu nggak perlu jadi pionir lagi. Tinggal cari tahu model mana yang paling reliable, baterai mana yang paling awet, dan mekanik mana yang bisa handle EV.

Faktor ketiga: insentif pemerintah. Beberapa daerah masih kasih tax credit atau potongan pajak buat EV, meski bekas. Cek aja regulasi di tempat kamu tinggal.

Ada juga yang beli EV bekas buat jadi mobil kedua. Buat ngantor, nganter anak, atau belanja mingguan. Nggak perlu range anxiety kalau cuma dipakai jarak dekat.

Praktisnya gini: kalau kamu pertimbangkan beli mobil, coba hitung total cost of ownership. EV bekas mungkin lebih murah di depan, tapi pastikan kamu punya akses charging.

Cek juga warranty baterai masih berlaku atau nggak. Beberapa brand kasih warranty 8 tahun, jadi masih bisa klaim kalau ada masalah.

Intinya, pasar EV bekas lagi panas. Bukan cuma soal harga bensin, tapi kombinasi harga turun, teknologi matang, dan orang yang lebih educated soal EV.

Kalau kamu pengen coba hidup tanpa bensin, sekarang mungkin waktu yang tepat. Cari model yang sesuai kebutuhan, cek kondisi baterai dengan teliti, dan mulai hitung penghematannya.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

TechCrunch

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari TechCrunch.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.

Baca artikel asli di TechCrunch
#Technology#TechCrunch#rss