Sriram Krishnan cabut dari Gedung Putih, mau bangun institusi buat bentuk kebijakan AI Trump. Baca dulu sebelum komen.

Kabar baru dari Washington: Sriram Krishnan, advisor AI Gedung Putih yang sempat bikin heboh soal visa kerja dan H-1B, kabarnya mau angkat koper.

Per the TechCrunch, dia lagi siapin institusi baru buat terus ngarahin kebijakan AI di era Trump. Bedanya? Kali ini dari luar pemerintah, bukan dari dalam.

Krishnan sendiri sebelumnya masuk jadi bagian dari tim AI Trump setelah sempat jadi partner di a16z dan ngejalanin berbagai proyek tech gede.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Dia sempat bikin geger awal tahun gara-gara postingan soal H-1B yang picu perdebatan sengit di kalangan tech dan politik.

Sekarang, daripada stay di posisi resmi, dia milih jalur lebih fleksibel. Bikin think tank atau semacamnya buat loby dan nentuin arah regulasi AI.

Langkah ini bukan baru. Banyak pejabat tech yang ends up bikin lembaga advokasi atau nonprofit setelah dari pemerintahan. Contoh paling gede? Ya mereka yang dulu di FTC atau FCC.

Tapi di dunia AI yang bergerak cepat banget, posisi informal bisa jadi malah lebih kuat. Soalnya dia nggak terikat aturan birokrasi dan bisa langsung ngomong ke media, Kongres, atau industri.

Buat kamu yang ngikutin perkembangan AI policy di AS, ini worth diperhatiin. Kalau Krishnan beneran bangun lembaga itu, kebijakan soal open-source AI, regulasi model besar, bahkan isu imigrasi teknis bisa jadi makin dipengaruhi dari luar dengan cara yang lebih licin.

Artinya regulasi AI AS ke depan nggak cuma ditulis di Gedung Putih, tapi juga di meja makan think tank yang didanain Silicon Valley.

Practical takeaway buat kamu: jangan cuma lihat pengumuman resmi dari pemerintah soal AI. Lihat juga gerakan orang-orang kunci yang 'tiba-tiba' jadi advisor senior di lembaga independen. Biasanya dari situlah arah regulasi beneran di-draft lebih dulu.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

TechCrunch

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari TechCrunch.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.

Baca artikel asli di TechCrunch
#Technology#TechCrunch#rss