DeepL meluncurkan teknologi penerjemah suara real-time yang bisa diintegrasikan dengan Zoom dan Microsoft Teams.

DeepL selama ini jadi andalan banyak orang buat nerjemahin teks dengan akurat. Sekarang mereka mau kasih fitur baru yang lebih keren: terjemahan suara langsung.

Bayangin kamu meeting sama klien dari Jepang atau Jerman. Gak perlu lagi pusing cari interpreter atau copy-paste chat ke Google Translate.

DeepL bilang teknologi mereka udah siap dipakai buat real-time translation. Mereka targetin integrasi langsung sama platform meeting kayak Zoom dan Microsoft Teams.

Advertisement

Ini beda banget sama fitur subtitle otomatis yang cuma nampilin teks. DeepL mau bikin pengalaman yang lebih seamless.

Cara kerjanya mirip penerjemah teks, tapi dipercepat buat handle audio stream. AI-nya denger, paham konteks, terus keluarin suara dalam bahasa lain.

Yang menarik, DeepL terkenal dengan kualitas terjemahan yang natural. Mereka sering kalahin Google Translate soal nuansa dan konteks.

Kalau teknologi suara mereka sebagus versi teks, ini bisa jadi game changer buat kerja remote global.

Tim internasional gak perlu lagi nunggu meeting recorder buat dapetin summary. Semua bisa ngobrol langsung tanpa language barrier.

Tapi ada tantangan teknis yang harus diatasi. Latency jadi masalah besar—kamu gak makan delay 5 detik pas lagi presentasi kan?

DeepL harus jamin voice translation-nya cepat dan akurat secara bersamaan. Dua hal yang biasanya sulit digabungin.

Soal privasi juga penting. Meeting bisnis sering bahas data sensitif. DeepL harus jelasin gimana mereka handle voice data ini.

Buat kamu yang kerja di tim multinasional, ini kabar bagus. Tapi jangan langsung hapus aplikasi bahasa yang lain dulu.

Fitur ini masih dalam tahap pengembangan. Belum ada tanggal rilis pasti yang diumumin DeepL.

Saran praktis: mulai sekarang coba DeepL versi teks dulu kalau belum. Kenalin gaya terjemahan mereka supaya pas fitur suara keluar, kamu langsung nyaman pakai.

Siap-siap aja, cara kita meeting online bakal berubah total dalam 1-2 tahun ke depan.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

TechCrunch

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari TechCrunch.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.

Baca artikel asli di TechCrunch
#Technology#TechCrunch#rss