Adam Back dari Blockstream menjelaskan bagaimana upgrade post-quantum Bitcoin bisa mengungkap ukuran sebenarnya dari stash Satoshi Nakamoto yang sudah lama tidak bergerak.
Adam Back, CEO Blockstream, baru-baru ini ngasih prediksi menarik di Paris Blockchain Week. Menurutnya, transisi Bitcoin ke post-quantum cryptography bakal jadi momen yang bisa ungkap berapa banyak BTC sebenarnya yang dimiliki Satoshi Nakamoto.
Estimasi saat ini, Satoshi punya antara 500 ribu sampai 1 juta BTC. Nilainya gila banget kalau dihitung harga sekarang. Tapi yang bikin penasaran, wallet-wallet itu udah diam bertahun-tahun tanpa gerak sama sekali.
Back bilang, kalau Bitcoin akhirnya upgrade ke sistem yang tahan quantum computing, semua pemilik wallet lama bakal dipaksa buat pindahin dananya ke format baru. Ini bukan pilihan, tapi keharusan demi keamanan.
Nah, di sinilah hal menarik terjadi. Wallet Satoshi yang udah dorman selama bertahun-tahun bakal terpaksa 'bicara'. Kalau memang ada orang di baliknya, mereka harus keluar dan pindahin dana. Kalau enggak, ya jadi bukti kalau memang sudah hilang selamanya.
Quantum computing sendiri masih jadi ancaman teoretis buat Bitcoin. Tapi komunitas crypto udah mulai serius mikirin solusi. Post-quantum cryptography adalah jawabannya, meski implementasinya butuh waktu dan koordinasi besar-besaran.
Yang perlu kamu pahami, ini bukan cuma soal Satoshi. Semua holder Bitcoin dari era awal bakal kena dampaknya. Mereka yang kehilangan private key atau udah lupa cara akses wallet lama bakal punya masalah serius.
Ada spekulasi kalau Satoshi sebenarnya sudah meninggal atau memang sengaja menghilang. Tapi ada juga yang percaya mereka masih ngumpet, nunggu momen tepat. Upgrade post-quantum bisa jadi tes kebenaran dari semua teori ini.
Back sendiri cukup dihormati di komunitas Bitcoin. Dia pernah dikabarkan sebagai kandidat Satoshi, meski selalu menyangkal. Pendapatnya soal arah teknis Bitcoin biasanya diperhitungkan serius.
Praktisnya buat kamu yang sekadar investor atau pengguna Bitcoin, ini reminder penting. Jangan anggap remeh backup private key dan seed phrase. Teknologi berubah, ancaman berubah, dan yang tidak siap bakal ketinggalan.
Kalau kamu punya Bitcoin di wallet lama yang belum pernah kamu sentuh sejak tahun-tahun awal, mulailah rencanakan migrasi. Quantum threat mungkin masih 10-20 tahun lagi, tapi persiapan selalu lebih baik daripada panik di menit terakhir.
Momen post-quantum migration bakal jadi chapter baru dalam sejarah Bitcoin. Entah Satoshi muncul atau tidak, yang pasti kita bakal tahu lebih banyak soal nasib 1 juta BTC yang selama ini jadi misteri terbesar crypto.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinTelegraph
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinTelegraph.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinTelegraph.
Baca artikel asli di CoinTelegraph→


