P&G resmi jadi sponsor WNBA dengan brand Olay, Secret, dan Downy. Pelajari mengapa women's sports jadi target marketing utama dan apa pelajaran buat strategi brand kamu.

P&G baru-baru ini mengumumkan kesepakatan sponsorship multiyear dengan WNBA. Beberapa brand besar mereka kayak Olay, Secret, dan Downy bakal jadi andalan di kolaborasi ini.

Timing-nya nggak main-main. WNBA lagi nikmati viewership tertinggi dalam sejarahnya. Makin banyak orang, terutama generasi muda, yang nonton dan ngikutin liga basket wanita ini.

Buat kamu yang kerja di marketing atau branding, ini kasus menarik buat dipelajari. Bukan cuma soal uang sponsorship, tapi soal memahami pergeseran audience yang lagi terjadi.

Advertisement

Women's sports bukan lagi niche market yang bisa diabaikan. Data menunjukkan pertumbuhan konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Fans-nya juga loyal dan engaged, yang jadi impian setiap marketer.

P&G nggak cuma pasang logo doang. Mereka bawa beberapa brand sekaligus dengan pendekatan yang beda-beda. Olay fokus ke beauty dan self-care, Secret ke confidence dan performance, Downy ke keseharian di rumah.

Strategi ini cerdas karena nge-cover berbagai segmen audience dalam satu ekosistem olahraga. Kamu bisa lihat bagaimana tiap brand menemukan sudut pandang yang relevan dengan nilai-nilai WNBA.

Yang menarik, WNBA punya demographic yang unik. Mayoritas fans-nya perempuan, urban, dan educated. Ini segmen premium yang banyak brand berebut perhatiannya.

Bukan cuma soal gender juga. Liga ini punya nilai-nilai inclusivity dan social justice yang resonan sama generasi millennial dan Gen Z. Dua generasi yang punya purchasing power makin besar sekarang.

Buat brand lokal Indonesia, pelajarannya jelas. Cari platform yang growth-nya naik tapi belum terlalu ramai kompetitor. Jangan nunggu semua orang sudah ada di sana baru ikutan.

Sponsorship yang efektif itu tentang alignment, bukan cuma exposure. P&G pilih WNBA karena values-nya match sama brand-brand mereka. Bukan sekadar cari tempat pasang iklan murah.

Practical takeaway buat kamu: mulai perhatiin women's sports di Indonesia. Dari Liga 1 Putri, timnas wanita, sampai atlet individual. Engagement-nya tinggi dan barrier to entry masih relatif rendah.

Coba analisis komunitas yang terbentuk di sekitar olahraga wanita. Mereka biasanya punya sense of belonging yang kuat. Ini kesempatan buat brand building yang authentic, bukan transactional.

Ingat, timing itu segalanya. P&G masuk WNBA saat momentum lagi naik, bukan setelah semua brand besar sudah ada di sana. Cari tren yang baru mulai panas, bukan yang sudah overheated.

Terakhir, pertimbangkan multibrand approach kalau kamu punya portfolio produk yang beragam. Satu sponsorship bisa serve berbagai objective marketing sekaligus, asal eksekusinya tetap fokus dan coherent.

Business: Marketing Tips lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Marketing Dive

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Business: Marketing Tips update dari Marketing Dive.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Marketing Dive.

Baca artikel asli di Marketing Dive
#BusinessMarketingTips#MarketingDive#rss