Kikkoman rilis kampanye anime "Unleash Legendary" untuk Gen Z. Simak strategi marketing mereka yang menggabungkan budaya pop Jepang dengan produk teriyaki.

Kikkoman baru aja luncurin kampanye keren bernama "Unleash Legendary". Mereka pakai visual dan feel anime buat promosiin lini teriyaki mereka.

Tujuannya sih jelas: dapetin perhatian Gen Z yang makin cinta sama budaya Jepang.

Gen Z ini emang beda dari generasi sebelumnya. Mereka nggak cuma doyan makan sushi atau ramen, tapi juga ngehype anime, manga, sama semua hal Jepang.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Kikkoman nyadar kalau tren ini bisa jadi peluang besar. Daripada iklan masak yang gitu-gitu aja, mending dibuat kayak film anime.

Visual kampanyenya bener-bener mirip anime populer. Ada karakter-karakter dengan mata besar, warna cerah, dan aksi yang dinamis.

Ini bukan sekadar gimmick lho. Kikkoman mau nunjukin kalau masak dengan saus teriyaki mereka itu bisa jadi pengalaman seru, nggak membosankan.

Mereka targetin home cooks muda yang baru mulai belajar masak. Gen Z ini kan banyak yang tinggal sendiri atau mulai hidup mandiri.

Nah, masak jadi salah satu skill yang mereka pengen kuasai. Tapi mereka maunya cara yang fun dan nggak ribet.

Kampanye kayak gini juga smart buat differentiate dari kompetitor. Pasar saus teriyaki kan cukup crowded ya.

Dengan branding yang kuat dan relevan, Kikkoman bisa tetap top of mind. Apalagi buat audience yang baru mulai build habit belanja.

Yang menarik, Kikkoman nggak cuma andalin visual doang. Mereka juga paham kalau Gen Z itu value authenticity.

Jadi meskipun pakai anime, pesannya tetap genuine soal kualitas produk dan warisan Jepang yang udah mereka bawa sejak lama.

Ini contoh bagus gimana brand lama bisa stay relevant. Nggak perlu ganti identitas total, cukup adaptasi cara komunikasi aja.

Buat kamu yang punya bisnis atau kerja di marketing, ada pelajaran penting di sini. Pahami dulu apa yang genuinely interest audience target kamu.

Lalu cari cara natural buat connect brand kamu dengan interest tersebut. Jangan dipaksain, tapi juga jangan takut buat experimen.

Gen Z bisa ngerasain kalau sesuatu itu authentic atau cuma cash grab. Jadi pastikan ada value nyata di balik creative execution-nya.

Kampanye Kikkoman ini juga nunjukin pentingnya cultural relevance di marketing. Bukan cuma soal jualan produk, tapi masuk ke conversation yang udah happening.

Anime bukan lagi niche interest. Ini udah mainstream global, terutama di kalangan muda. Brand yang paham ini bakal punya advantage.

Practical takeaway buat kamu: cek lagi siapa target audience dan apa yang mereka genuinely suka. Lalu tanya, gimana brand kamu bisa jadi bagian dari itu dengan cara yang natural dan valuable.

Business: Marketing Tips lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Marketing Dive

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Business: Marketing Tips update dari Marketing Dive.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Marketing Dive.

Baca artikel asli di Marketing Dive
#BusinessMarketingTips#MarketingDive#rss