Bic menghidupkan kembali tagline 'Flick Your Bic' lewat iklan humor bersama agensi Doner. Lihat bagaimana brand klasik tetap relevan untuk generasi baru.

Bic punya rencana seru buat tahun ini. Mereka memutuskan untuk menghidupkan kembali tagline legendaris 'Flick Your Bic' yang sempat hits di era 70-80an.

Tapi ini bukan sekadar nostalgia biasa. Bic bekerja sama dengan agensi Doner buat menciptakan iklan yang fresh, kocak, dan pas buat generasi sekarang.

Iklan barunya dibuat dengan sentuhan humor yang cheeky alias agak jail. Mereka nggak cuma jualan lighter, tapi juga 'jualan' mood dan suasana.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Yang menarik, Bic nggak cuma fokus ke satu produk. Mereka highlight seluruh line produk lighter mereka dalam satu kampanye.

Ini langkah cerdas dari Bic. Mereka tahu kalau generasi muda tetap butuh lighter, meski sekarang banyak yang beralih ke vape dan alternatif lain.

Tagline 'Flick Your Bic' sendiri sebenarnya sudah jadi bagian dari budaya pop. Banyak orang yang masih ingat suara 'flick' khas dan feeling-nya.

Tapi Bic nggak mau cuma mengandalkan kenangan lama. Mereka repackage tagline ini dengan visual dan storytelling yang lebih kontemporer.

Hasilnya? Iklan yang terasa familiar buat yang tua, tapi tetap menarik buat yang muda. Win-win solution buat brand yang sudah eksis puluhan tahun.

Ada pelajaran menarik di sini buat kamu yang ngurusin brand atau marketing. Kadang yang kamu butuhkan bukan ide baru, tudal cara baru buat menyajikan ide lama.

Bic membuktikan kalau heritage bisa jadi aset berharga. Asal kamu tahu cara menghidupkannya kembali tanpa terkesan ketinggalan zaman.

Takeaway praktisnya: Kalau kamu punya brand story atau tagline klasik, coba evaluasi dulu. Apakah masih bisa direlevankan? Kalau ya, eksekusi dengan twist yang segar.

Jangan takut main nostalgia, tapi jangan juga cuma mengandalkan nostalgia. Balance itu kuncinya.

Bic berhasil menunjukkan kalau brand lama tetap bisa bersaing. Yang penting adalah understand audiens baru sambil tetap menghargai yang lama.

Jadi, siapa tahu tagline atau campaign lama brand kamu bisa jadi goldmine? Tinggal cari cara yang tepat buat memperkenalkannya lagi.

Business: Marketing Tips lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Marketing Dive

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Business: Marketing Tips update dari Marketing Dive.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Marketing Dive.

Baca artikel asli di Marketing Dive
#BusinessMarketingTips#MarketingDive#rss