Triomics mendapat pendanaan Series B $22 juta dari Battery Ventures untuk mengembangkan AI onkologi spesifik yang akan dipakai di pusat kanker. Baca selengkapnya!

Triomics, startup yang fokus pada kecerdasan buatan untuk onkologi, baru saja berhasil ngincar $22 juta dalam ronde Series B. Penginan utama dari pendanaan ini adalah mengembangkan dan menyebarkan AI yang spesifik dirancang untuk membantu pusat kanker dalam diagnosis dan perencanaan terapi. Investasi ini dipimpin oleh Battery Ventures, sebuah nama yang sudah dikenal dalam dunia venture capital teknologi.

Platform AI yang dikembangkan Triomics menggabungkan data citra patologi, genomik pasien, dan hasil trial klinis untuk menghasilkan rekomendasi terapi yang lebih tepat. Dengan algoritma yang dilatih pada ribuan kasus onkologi, sistem ini mampu menemukan pola yang mungkin terlewat oleh mata manusia. Dokter onkologi hanya perlu mengunggah data pasien, dan AI akan memberikan insight dalam hitungan menit.

Mengapa perlu AI yang spesifik untuk onkologi? Karena model AI umum seringkali kurang akurat ketika menghandle kompleksitas biologi tumor dan variasi respons terapi. AI onkologi yang dilatih dengan data kanker spesifik bisa mengurangi kesalahan diagnosis, mempercepat penentuan regimen kemoterapi, dan bahkan memprediksi respons imunoterapi. Ini berarti pasien bisa mendapatkan pengobatan yang lebih personal dan efektif.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Dana $22 juta akan dipakai untuk memperluas tim riset dan pengembangan, melakukan uji klinis di lebih banyak rumah sakit onkologi di Amerika Serikat, dan mulai mengeksplorasi pasaran internasional seperti Eropa dan Asia. Triomics juga berencana mengintegrasikan platformnya dengan sistem catatan kesehatan elektronik (EHR) yang sudah digunakan oleh rumah sakit, sehingga adopsi menjadi lebih lancar tanpa perlu perubahan infrastruktur besar.

Menurut CEO Triomics, dr. Maya Patel, "Dengan pendanaan ini, kita bisa mempercepat adopsi AI di rumah sakit onkologi dan memberikan pengobatan yang lebih tepat untuk pasien." Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan para ahli onkologi dan patolog adalah kunci untuk menciptakan solusi yang benar-benar relevan di lapangan.

Pasar AI untuk kesehatan, khususnya onkologi, diproyeksikan mencapai lebih dari $10 miliar pada 2028. Dengan banyaknya startup seperti PathAI dan Paige.AI yang fokus pada analisis citra patologi, Triomics membedakan diri dengan menawarkan solusi end-to-end yang mencakup data genomik dan outcome klinis, bukan hanya gambar mikroskop.

Takeaway buat kamu: jika kamu bekerja di pusat kanker atau tertarik dengan investasi di teknologi kesehatan, Triomics menunjukkan bahwa ada ruang besar untuk AI yang spesifik dan berfokus pada kebutuhan klinis. Untuk pasien, ini berarti peluang lebih besar mendapatkan tepat sasaran terapi yang bisa meningkatkan kualitas hidup dan pelangi sembuh.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

TechCrunch

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari TechCrunch.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.

Baca artikel asli di TechCrunch
#Technology#TechCrunch#rss