Snap berkolaborasi dengan Qualcomm untuk mengembangkan kacamata AI terbaru. Apa yang bisa kamu harapkan dari generasi berikutnya Spectacles?

Snap udah lama banget ngasih teaser soal versi terbaru kacamata augmented reality-nya. Tapi teaser doang tanpa kejelasan waktu rilis bikin banyak orang skeptis.

Kabar baiknya, sekarang ada perkembangan konkret. Snap baru aja umumin kerja sama strategis sama Qualcomm, dan ini bukan sekadar gimik marketing.

Qualcomm bakal supply chipset buat kacamata AR generasi berikutnya milik Snap. Chipset ini disebut-sebut bakal ningkatin performa processing dan efisiensi baterai secara signifikan.

Advertisement

Buat yang belum familiar, Snap Spectacles itu kacamata pintar yang bisa merekam video pendek dan nampilin efek AR langsung di depan mata kamu. Sayangnya, versi sebelumnya masih terbatas buat developer dan creator.

Vakumnya Snap di pasar kacamata pintar cukup lama. Sementara itu, Meta malah makin agresif sama Ray-Ban Stories dan sekarang Ray-Ban Meta yang sukses besar.

Apple juga masuk dengan Vision Pro, meski harganya mahal banget dan target pasarnya beda. Snap perlu gerak cepat kalau mau tetap relevan di kategori ini.

Kerja sama sama Qualcomm nunjukin kalau Snap serius soal hardware kali ini. Mereka nggak mau cuma jadi platform software doang.

Dari sisi teknis, chipset Qualcomm bakal enable fitur yang lebih advanced. Mulai dari hand tracking yang lebih responsif, spatial computing, sampe integrasi AI on-device yang lebih seamless.

Yang menarik, Snap masih fokus ke form factor yang ringan dan nyaman dipakai sehari-hari. Beda sama Vision Pro yang bulky, Spectacles targetnya tetap kacamata yang bisa kamu pakai keluar rumah tanpa malu-maluin.

Soal kapan rilis resmi, belum ada tanggal pasti. Tapi rumor menyebut kalau versi developer kit bakal muncul akhir tahun ini atau awal 2025.

Buat developer dan creator yang udah nunggu-nunggu, ini berita positif. Snap biasanya kasih akses dini buat yang mau bikin experience AR di platform mereka.

Dari sisi bisnis, kacamata AR bisa jadi game changer buat Snap. Mereka butuh revenue stream baru di luar iklan, dan hardware bisa jadi pilar penting ke depannya.

Praktisnya, kalau kamu developer AR atau content creator, mulai pelajari Lens Studio dan ARKit dari Snap. Persiapkan diri buat bikin experience yang optimized untuk form factor kacamata.

Konsumen umum mungkin masih perlu sabar. Kacamata AR yang bener-bener matang dan affordable masih butuh waktu beberapa tahun lagi. Tapi langkah Snap ini nunjukin arah yang tepat.

Intinya, persaingan kacamata pintar makin seru. Snap balik dengan dukungan teknologi Qualcomm, dan ini bisa jadi alternatif menarik selain produk Meta atau Apple.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

TechCrunch

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari TechCrunch.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.

Baca artikel asli di TechCrunch
#Technology#TechCrunch#rss