Fitur Secure Boot Microsoft ternyata bisa dibobol selama 10 tahun. Kenapa baru ketahuan sekarang? Simak selengkapnya!

Jadi, kamu tahu nggak sih kalau fitur Secure Boot yang diciptain Microsoft buat melindungi perangkat Windows dan Linux dari infeksi firmware udah bisa dibobol selama 10 tahun? Ini kabar yang cukup mengejutkan, soalnya banyak orang yang mengira fitur ini aman. Penemuan ini datang dari tim peneliti di ESET yang nemuin 11 gambar firmware yang udah cacat, tapi masih ditandatangani sama Microsoft. Gila, kan?

Gambar-gambar yang dimaksud disebut 'shims', yang awalnya dibuat buat memperluas Secure Boot ke perangkat Linux dan software utilitas. Nah, yang bikin kaget, teknik yang dipakai buat membobol ini ternyata gampang banget, bahkan bisa dilakukan sama hacker pemula. Jadi, shims yang udah dilupakan ini bisa dipakai buat ngelawan perlindungan yang seharusnya ada di UEFI (Unified Extensible Firmware Interface) di motherboard perangkat kamu.

Masalah ini muncul karena Microsoft yang bertanggung jawab atas penandatanganan shims ini nggak mencabut gambar-gambar yang udah diketahui punya celah keamanan. Akibatnya, pengguna Windows dan Linux sama-sama terancam. Soalnya, shim ini bisa diinstal di perangkat yang jalanin kedua sistem operasi tersebut.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Begitu shim ini terpasang, penyerang bisa ngelawan rantai firmware yang ditandatangani secara digital dan memasang firmware jahat yang bisa dimuat lebih awal di proses boot. Yang lebih parah, firmware jahat ini bisa tetap ada walaupun OS diinstal ulang atau hard drive diganti. Ini jelas jadi masalah serius buat keamanan perangkat kamu.

Jadi, buat kamu yang pakai perangkat Windows atau Linux, penting banget buat ngecek apakah perangkat kamu terpengaruh sama masalah ini. Pastikan buat selalu update firmware dan software kamu agar tetap aman dari serangan yang memanfaatkan celah ini. Jangan sampai kamu jadi korban gara-gara kelalaian ini!

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Ars Technica

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari Ars Technica.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.

Baca artikel asli di Ars Technica
#Technology#ArsTechnica#rss