Misi Artemis II memecahkan rekor jarak terjauh dari Bumi yang sebelumnya dipegang Apollo 13 sejak 1970. Fred Haise, astronaut bertahan hidup, justru legwa rekor itu akhirnya dipecahkan.

Bayangin ya, ada lima orang di dunia ini yang masih hidup dan pernah terbang ke Bulan. Mereka semua sudah berusia 90-an sekarang. Antara 1968 dan 1972, 24 astronaut NASA sempat mengunjungi Bulan, dan 12 di antaranya bahkan sempat berjalan di permukaannya.

Tapi sekarang, setelah lebih dari 50 tahun, akhirnya ada nama baru yang masuk ke daftar penjelajah Bulan. Misi Artemis II baru-baru ini membawa empat astronaut yang jaraknya jauh lebih dekat ke Bulan dibanding misi Apollo dulu.

Yang menarik, Artemis II juga memecahkan rekor baru: jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia dari Bumi. Mereka mencapai 406.771 kilometer dari Bumi. Rekor sebelumnya bertahan lebih dari setengah abad.

Advertisement

Rekor lama itu dipegang oleh misi Apollo 13. Kamu mungkin ingat filmnya? Misi yang hampir berakhir tragis itu justru membawa para astronaut-nya menjauh dari Bumi lebih jauh dari yang direncanakan.

Fred Haise, salah satu astronaut Apollo 13 yang selamat, mengatakan rekor itu sebenarnya bukan sesuatu yang mereka kejar. "Itu bukan hal besar," katanya. Jarak ekstrem itu terjadi karena posisi Bulan sedang berada di titik terjauh dari Bumi saat misi berlangsung.

Jadi bukan karena mereka sengaja mencoba memecahkan rekor, tapi keadaan yang memaksa. Apollo 13 harus mengorbit mengelilingi Bulan untuk kembali ke Bumi setelah ledakan tangki oksigen merusak modul utama mereka.

Haise sendiri mengaku senang rekor itu akhirnya dipecahkan. Baginya, ini tanda bahwa eksplorasi ruang angkasa terus bergerak maju. Generasi baru astronaut kini mengambil alih tongkat estafet.

Empat astronaut Artemis II ini berusia 40-an dan 50-an. Mereka terbang melewati jarak 6.400 kilometer dari permukaan Bulan, jauh lebih tinggi dari ketinggian yang dicapai misi Apollo dulu.

Misi ini jadi pemanasan sebelum NASA benar-benar mendaratkan manusia lagi di Bulan dalam beberapa tahun ke depan. Kita masih harus menunggu lebih lama untuk melihat Moonwalker baru, tapi langkah awal sudah terambil.

Praktisnya buat kamu yang mengikuti perkembangan spaceflight: rekor dalam eksplorasi ruang angkasa seringkali terjadi karena kebutuhan teknis, bukan sekadar pencitraan. Apollo 13 memecahkan rekor karena harus bertahan hidup, Artemis II memecahkan rekor karena desain misinya memang demikian. Yang penting adalah kemajuan berkelanjutan, bukan angka di papan peringkat.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Ars Technica

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari Ars Technica.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.

Baca artikel asli di Ars Technica
#Technology#ArsTechnica#rss