Kasus Bryan Fleming dan pcTattletale menunjukkan celah hukum dalam penuntutan pembuat spyware. Pelajari apa artinya buat privasi digital kamu.

Bryan Fleming, orang di balik spyware pcTattletale, akhirnya dihukum. Tapi jangan kaget—dia nggak masuk penjara. Padahal software-nya dipakai buat stalking dan nyadap orang tanpa izin.

Ini jadi kasus pertama di Amerika Serikat di mana pembuat spyware berhasil dituntut dalam lebih dari sepuluh tahun. Sayangnya, hasilnya malah bikin banyak orang bertanya-tanya: apa hukumnya cukup keras buat ngasih efek jera?

pcTattletale itu tipe spyware yang bisa ngerekam layar komputer dan HP korban. Bayangin aja, semua yang kamu ketik, semua chat, semua aktivitas—bisa dilihat orang lain tanpa kamu sadar.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Fleming dihukum karena software-nya dipakai buat stalking mantan pasangan dan orang lain. Tapi di pengadilan, dia cuma dapat hukuman ringan. Nggak ada penjara, cuma probation dan denda.

Banyak yang bilang ini kekecewaan besar buat korban stalking. Mereka udah trauma, tapi pelaku bisnis yang nyediain

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

TechCrunch

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari TechCrunch.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.

Baca artikel asli di TechCrunch
#Technology#TechCrunch#rss