Blue Origin berhasil reuse roket New Glenn pertama kalinya. Pencapaian ini membuka jalan untuk bersaing dengan SpaceX di pasar peluncuran global.
Blue Origin akhirnya berhasil mendaratkan roket New Glenn mereka setelah peluncuran, lalu menggunakannya lagi. Ini pertama kalinya mereka bisa reuse roket raksasa ini.
Sebelumnya, New Glenn cuma bisa dipakai sekali terus dibuang. Sekarang, sama seperti Falcon 9-nya SpaceX, roket ini bisa balik ke Bumi dan siap dipakai lagi.
Kenapa ini penting? Soalnya biaya peluncuran jadi jauh lebih murah kalau roketnya bisa dipakai berkali-kali. SpaceX udah lama kuasai pasar karena teknologi reuseable rocket mereka.
Jeff Bezos memang punya ambisi besar di luar angkasa. Dia pengin Blue Origin jadi pesaing serius SpaceX, bukan cuma pengikut.
New Glenn sendiri roket yang gede banget. Tingginya sekitar 98 meter, lebih tinggi dari Statue of Liberty. Kapasitas angkutnya juga masuk kategori heavy-lift.
Peluncuran berhasil ini terjadi tanggal 28 Juni kemarin. Roket lepas landas dari Cape Canaveral, Florida, bawa muatan satelit buat perusahaan Telesat dari Kanada.
Yang lebih keren, first stage-nya berhasil mendarat di kapal drone di Atlantik. Proses landing ini yang jadi kunci buat bisa reuse.
Sebenernya ini bukan kali pertama Blue Origin coba landing. Mereka pernah gagal di misi pertama New Glenn bulan Januari. Tapi kali ini berhasil sempurna.
Dengan pencapaian ini, Blue Origin sekarang punya credibilitas lebih. Klien bakal lebih percaya buat pesan jasa peluncuran mereka.
SpaceX memang masih jauh di depan soal jumlah peluncuran. Tapi Blue Origin sekarang punya teknologi yang comparable. Persaingan bakal makin seru.
Buat kamu yang ngikutin industri space, ini berita bagus. Makin banyak perusahaan yang bisa reuse roket, makin murah biaya akses ke luar angkasa.
Praktisnya, kemajuan ini artinya dalam beberapa tahun lagi, harga launch satellite atau kirim payload ke orbit bakal turun drastis. Startup dan negara berkembang bisa lebih gampang akses space.
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
TechCrunch
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari TechCrunch.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.
Baca artikel asli di TechCrunch→


