Rekomendasi aplikasi pertemanan terbaik untuk cari teman baru, dari BFF sampai Timeleft.

Dulu cari teman ya lewat sekolah, kantor, atau komunitas. Sekarang? Ada aplikasi khusus buat itu. Serius, bukan cuma dating app yang rame di pasaran.

Banyak orang yang kesepian padahal hidup di kota besar. Kerja remote, pindah kota, atau teman-teman lama udah pada sibuk. Nah, aplikasi pertemanan ini hadir buat jawab masalah itu.

Yang paling dikenal ya BFF dari Bumble. Kamu pasti tahu Bumble buat dating, tapi fitur BFF ini beda. Disini kamu cari teman, bukan pasangan. Swipe kanan kiri tetap ada, tapi profilnya fokus ke hobi dan minat.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Cocok buat kamu yang baru pindah kota atau pengen ekspansi circle pertemanan. Interface-nya familiar, jadi gampang dipakai.

Terus ada Patook. Ini lebih spesifik lagi. Aplikasi ini pakai sistem points buat match berdasarkan kesamaan interest. Makin banyak kesamaan, makin tinggi compatibility score-nya.

Bedanya dengan dating app? Patook strictly platonic. Mereka bahkan punya algoritma yang deteksi kalau ada yang coba flirt. Jadi aman buat kamu yang memang pure cari teman aja.

Buat yang lebih suka ketemu langsung, coba Timeleft. Ini bukan app buat chat-chatan, tapi buat arrange dinner bareng orang asing.

Cara kerjanya: kamu isi profile, pilih availability, dan mereka match kamu dengan 4-5 orang di restoran. Bayar sekali, makan bareng, kenalan. Simple dan langsung ketemu face-to-face.

Ada juga Meetup yang lebih fokus ke grup dan event. Mau hiking, coding, atau diskusi buku? Tinggal cari grup yang sesuai minat kamu.

Yang menarik, Meetup ini udah ada sejak 2002. Jadi platformnya established banget. Event-nya juga beragam, dari yang gratis sampai berbayar.

Lokalnya ada juga kok. Di Indonesia ada aplikasi seperti Kopdar yang fokus ke komunitas dan pertemanan. Meskipun belum sebesar platform internasional, user base-nya cukup aktif di kota-kota besar.

Nah, gimana pilih yang tepat? Pertama, tentuin dulu gaya kamu. Suka chat dulu atau langsung ketemu? Kalau suka chat dan kenalan pelan-pelan, BFF atau Patook cocok.

Kalau kamu tipe yang langsung mau chemistry test di dunia nyata, Timeleft atau Meetup lebih masuk. Gak perlu basa-basi online yang kadang awkward.

Kedua, perhatiin safety features-nya. Cek apakah ada verification, reporting system, dan privacy settings yang jelas. Jangan asal trust profile doang.

Ketiga, lihat komunitasnya. Aplikasi yang user-nya banyak di kota kamu bakal lebih berguna. Coba search dulu sebelum commit pakai satu platform.

Intinya, cari teman di era digital ini gak mustahil. Tapi tetap butuh effort dan courage buat reach out. Aplikasi cuma tool, yang bikin friendship work ya interaksi nyatanya.

Jadi, ready buat expand social circle kamu? Pick satu aplikasi, bikin profile yang genuine, dan mulai connect. Siapa tahu best friend berikutnya cuma satu swipe away.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

TechCrunch

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari TechCrunch.

Sumber asli

Artikel ini direwrite dari sumber TechCrunch. Kamu bisa cek versi aslinya di https://techcrunch.com/2026/04/05/as-people-look-for-ways-to-make-new-friends-here-are-the-apps-promising-to-help/.

#Technology#TechCrunch#rss