World Liberty mengubah rencana unlock WLFI jadi sistem vesting bertahap setelah protes dari early holder, dengan voting komunitas sebagai langkah selanjutnya.
Tim World Liberty akhirnya angkat bicara soar rencana unlock token WLFI yang sempat bikin heboh di komunitas. Mereka bilang proposal unlock bakal melalui proses input dari komunitas dulu sebelum masuk ke voting formal.
Bukan cuma itu, tim juga ngejelasin kalau rencananya sekarang pakai sistem phased vesting alias pencairan bertahap. Jadi bukan dilepas semua sekaligus kayak yang sempat dikhawatirkan banyak holder.
Keputusan ini keluar setelah ada backlash cukup keras dari early holder yang ngerasa rencana sebelumnya terlalu menguntungkan pihak tertentu. Mereka khawatir kalau token dump masif bakal terjadi kalau semua WLFI unlock barengan.
Dengan sistem vesting bertahap ini, supply token bakal masuk pasar secara gradual dalam periode waktu tertentu. Cara ini biasanya lebih aman buat harga token dan ngurangin tekanan jual yang terlalu besar di satu waktu.
Buat kamu yang hold WLFI atau lagi pertimbangin investasi, ini sinyal positif soal governance yang responsif. Tim yang denger feedback komunitas dan mau adjust rencana itu tanda project yang lebih sustainable.
Praktisnya, pantengin timeline voting komunitas yang bakal diumumkan World Liberty. Kalau kamu holder, pastikan kamu partisipasi di governance process biar suaramu kehitung. Rencana vesting yang detail biasanya di-share bareng proposal voting, jadi baca baik-baik parameter lock-up period dan cliff-nya.
Di dunia crypto, cara tim handle kontroversi kayak gini bisa jadi indikator kuat buat long-term viability project-nya. World Liberty pilih jalan kolaboratif sama komunitas, bukan ngeyel dengan rencana yang udah dibikin.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinTelegraph
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinTelegraph.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinTelegraph.
Baca artikel asli di CoinTelegraph→


