XRP Ledger baru dapat upgrade, tapi banyak validator yang belum setuju. Simak alasannya di sini!
Jadi, baru-baru ini XRP Ledger ngeluarin upgrade terbaru yang bikin banyak orang penasaran. Upgrade ini udah jadi yang terdepan di antara validator jaringan, tapi sayangnya, secara jumlah node, masih kalah sama versi lama, yaitu v3.1.3. Ini bikin banyak yang bertanya-tanya, kenapa sih upgrade ini belum sepenuhnya diterima?
Satu hal yang perlu kamu tahu, upgrade ini butuh dukungan dari 80% daftar validator terpercaya biar bisa aktif. Nah, di sinilah masalahnya. Meskipun upgrade ini udah menduduki posisi teratas di validator, banyak yang masih ragu buat beralih dari versi lama. Soalnya, ada juga amandemen keamanan yang terpisah dan proses votingnya lebih lambat.
Buat kamu yang nggak tahu, validator itu kayak pihak yang memastikan semua transaksi di XRP Ledger aman dan valid. Jadi, kalo banyak validator yang belum setuju, bisa jadi masalah besar buat jaringan ini. Mereka harus sepakat dulu sebelum upgrade bisa jalan, dan ini butuh waktu.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Banyak yang khawatir tentang risiko keamanan dan stabilitas jaringan kalo upgrade ini diterapkan. Makanya, mereka lebih milih bertahan di versi yang udah terbukti aman. Ini juga jadi tantangan buat pengembang XRP Ledger, karena mereka harus meyakinkan validator bahwa upgrade ini worth it dan aman.
Di sisi lain, upgrade ini juga membawa beberapa fitur baru yang bisa bikin transaksi lebih cepat dan efisien. Jadi, ada harapan bahwa seiring waktu, lebih banyak validator bakal setuju dan upgrade ini bisa aktif. Tapi, kita harus tunggu dan lihat dulu, ya!
Jadi, intinya, meskipun upgrade baru ini menjanjikan banyak hal positif, butuh kerja keras buat meyakinkan semua validator. Kalo kamu tertarik dengan dunia crypto, ini jadi salah satu momen yang patut diikutin.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinDesk
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinDesk.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.
Baca artikel asli di CoinDesk→