Siklus Bitcoin 2024 underperform dibanding halving 2012, 2016, dan 2020. Simak analisis Alex Thorn dari Galaxy soal volatilitas menurun dan apa artinya buat investor.
Kalau kamu ngikutin Bitcoin dari dulu, mungkin kamu notice sesuatu yang beda di siklus kali ini. Performanya setelah halving April 2024 ternyata jauh lebih 'lemah' dibanding tiga siklus sebelumnya.
Analis dari Galaxy, Alex Thorn, baru-baru ini nge-highlight data yang cukup mengejutkan. Return Bitcoin sejak halving 2024 itu 'dramatically underperforming' ketimbang pola yang kita lihat di 2012, 2016, dan 2020.
Bukan cuma soal return yang lebih kecil. Volatilitasnya juga ikutan turun drastis. Dulu setelah halving, Bitcoin suka naik gila-gilaan dalam waktu singkat. Sekarang? Pergerakannya lebih pelan dan 'mature'.
Thorn ngejelasin kalau ini sebenarnya bagian dari pola yang sudah berjalan lama. Setiap siklus halving, upside dan volatilitas Bitcoin itu makin berkurang. Makin tua Bitcoin, makin stabil — atau dalam bahasa kerennya, diminishing returns.
Tapi jangan buru-buru panik atau bilang 'Bitcoin udah mati'. Thorn juga bilang kalau dinamika baru ini belum tentu permanen. Pasar crypto masih bisa berubah, terutama kalau ada katalis besar yang muncul.
Ada beberapa faktor yang mungkin ngaruh. Institusi makin masuk lewat ETF Bitcoin yang baru approved awal 2024. Ini bikin pasar lebih 'institutional grade' dan kurang spekulatif.
Likuiditas juga beda sekarang. Dulu Bitcoin dipegang sama retail yang gampang panik jual. Sekarang banyak holder jangka panjang dan institusi besar yang gak gampang goyah.
Terus ada juga faktor makroekonomi. Suku bunga tinggi dari Federal Reserve bikin aset riskier seperti crypto kurang menarik. Beda sama 2020-2021 yang pasarnya dibanjiri stimulus.
Buat kamu yang investasi di crypto, ada pelajaran praktisnya. Jangan expect gain 10x atau 20x dalam setahun kayak dulu. Siklus Bitcoin sekarang lebih mirip aset tradisional — naiknya pelan tapi lebih sustainable.
Diversifikasi jadi lebih penting. Kalau dulu 'all in Bitcoin' bisa bikin kaya cepat, sekarang strategi itu terlalu berisiko. Kombinasi Bitcoin dengan aset lain jadi pilihan yang lebih wise.
Terakhir, sabar jadi kunci. Volatilitas rendah artinya kamu gak akan lihat gain besar dalam semalam. Tapi buat investor jangka panjang, ini justru bisa jadi sinyal matangnya pasar.
Bitcoin masih dalam fase evolusi. Dari aset spekulatif liar, sekarang dia bertransformasi jadi aset yang lebih serius. Apakah ini bagus atau buruk? Tergantung perspektif dan strategi investasi kamu.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinTelegraph
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinTelegraph.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinTelegraph.
Baca artikel asli di CoinTelegraph→


