Lihat bagaimana SEC di bawah Paul Atkins mulai berbeda dari era Gensler, meski regulasi crypto di AS masih menunggu payung hukum yang jelas.
Setahun berlalu sejak Paul Atkins mengambil alih kursi ketua SEC. Dibanding era Gary Gensler yang super hawkish, suasana sekarang beda banget.
Atkins dikenal sebagai figur yang lebih pragmatis soal crypto. Dia nggak langsung bilang "semua token itu security" kayak pendahulunya.
Beberapa kasus besar yang ditargetkan ke perusahaan crypto mulai ditarik. Ini sinyal kuat bahwa SEC nggak mau lagi main sikat sembarangan.
Tapi jangan seneng dulu. Masalah fundamental masih menggantung: SEC butuh clarity soal otoritasnya di ranah crypto.
Saat ini, SEC masih mengandalkan undang-undang jadul dari 1930-an. Bayangin, regulasi untuk aset digital pakai aturan yang dibuat sebelum internet ada.
Market structure bill yang sedang menggantung di Kongres jadi harapan besar. Kalau lolos, baru deh ada fondasi hukum yang proper untuk industri ini.
Tanpa bill ini, SEC tetap beroperasi di zona abu-abu. Mereka bisa tiba-tiba ganti arah lagi kalau keadaan politik berubah.
Buat kamu yang aktif di crypto, ini momen yang penting buat dicermati. Jangan cuma lihat kasus yang ditutup, tapi juga lihat apa yang belum kelar.
Practical takeaway-nya: diversifikasi exposure kamu. Jangan anggap AS sudah 100% crypto-friendly meski SEC sekarang lebih lunak.
Ikuti perkembangan market structure bill. Itu akan jadi penentu arah regulasi global dalam beberapa tahun ke depan.
Industri crypto butuh kepastian hukum, bukan cuma kebaikan hati regulator. Sampai itu terwujud, tetap waspada dan jangan overexposed ke satu yurisdiksi.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinTelegraph
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinTelegraph.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinTelegraph.
Baca artikel asli di CoinTelegraph→


