Menurut analis Bernstein, ancaman quantum computing terhadap Bitcoin memang ada, tapi bisa diatasi dengan upgrade teknologi.

Kamu pernah denger soal quantum computing? Teknologi ini lagi jadi perbincangan panas di dunia kripto.

Baru-baru ini, analis dari Bernstein ngeluarin opini soal potensi bahaya quantum computing buat Bitcoin. Menurut mereka, ancamannya memang realistis.

Tapi jangan buru-buru panik dan jual semua aset kripto kamu.

Advertisement

Mereka juga bilang kalau risiko ini sebenarnya manageable alias bisa diatasi.

Quantum computer punya kemampuan komputasi yang jauh lebih kuat dari komputer biasa.

Dalam teori, mesin ini bisa ngejebol sistem enkripsi yang melindungi jaringan Bitcoin.

Bayangin aja, private key kamu bisa ditebak dalam hitungan detik. Serem juga ya.

Tapi sampai sekarang, quantum computer yang powerful itu masih dalam tahap riset di lab.

Belum ada yang benar-benar operational dan bisa disewa buat nge-hack Bitcoin.

Bitcoin sendiri sebenarnya punya mekanisme defense yang cukup kuat.

Network effect dan desentralisasi bikin serangan besar-besaran jadi sangat mahal dan rumit.

Selain itu, developer Bitcoin juga udah aware sama potensi ancaman ini.

Ada beberapa proposal upgrade yang bisa bikin Bitcoin quantum-resistant di masa depan.

Salah satunya adalah penggunaan signature scheme baru yang lebih tahan terhadap serangan quantum.

Jadi bukan berarti Bitcoin bakal hancur begitu aja kalau quantum computer muncul.

Yang perlu kamu pahami adalah timeline-nya masih panjang.

Estimasi paling optimis aja bilang quantum computer yang bisa ngejebol Bitcoin butuh waktu 10-15 tahun lagi.

Dalam dunia teknologi, itu waktu yang cukup buat persiapan dan adaptasi.

Developer punya banyak waktu buat ngerancang dan implementasi solusi.

Sementara itu, ada juga berita lain dari dunia kripto yang menarik perhatian.

Ada laporan soal aktivitas hacker dari Korea Utara yang udah berjalan 6 bulan.

Mereka dikaitkan dengan platform bernama Drift.

Modus operandinya biasanya melalui social engineering dan fake job offers.

Ini jadi pengingat buat kamu buat selalu hati-hati dengan link dan tawaran yang mencurigakan.

Solana Foundation juga baru aja ngeluarin iklan baru.

Mereka terus berusaha ngejar ketertinggalan dari Ethereum dalam hal brand awareness.

Strategi marketing mereka makin agresif di berbagai kanal.

Terakhir, ada update dari Alchemy soal AI integration.

Platform infrastructure ini lagi nge-explore cara integrate AI buat bantu developer blockchain.

Bisa jadi ini bakal ngebantu developer nge-build aplikasi lebih cepat dan efisien.

Practical takeaway buat kamu: jangan terlalu khawatir soal quantum threat dalam jangka pendek.

Fokus aja ke security practices yang basic, kayak pake hardware wallet dan enable 2FA.

Kalau kamu long-term holder, pantau aja perkembangan upgrade Bitcoin terkait quantum resistance.

Dunia kripto memang penuh dengan noise dan fear-mongering.

Yang penting kamu selalu cross-check info dan pahami konteks teknologinya.

Quantum computing itu real threat, tapi bukan sesuatu yang bakal terjadi besok juga.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

CoinDesk

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari CoinDesk.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.

Baca artikel asli di CoinDesk
#Crypto#CoinDesk#rss