Fed umumkan kebijakan stablecoin baru, Powell dukung, Warsh abstain. Simak implikasinya untuk pengguna crypto di Indonesia.

Baru-baru ini, Jerome Powell, ketua Fed, nyampein dukungan penuh buat aturan baru yang bakal ngatur cara perusahaan crypto di AS ngecek nasabah stablecoin. Ini langkah gede buat ngasih kepastian regulasi di pasar yang dulu masih abu-abu.

Aturannya muncul setelah GENIUS Act lewat, yang minta regulator buat lebih transparan soal stablecoin. Jadi, tiap perusahaan crypto harus verifikasi identitas, sumber dana, dan tujuan transaksi pengguna stablecoin. Intinya, nggak ada lagi yang bisa sembunyi-sembunyi.

Kenapa ini penting? Karena stablecoin udah jadi jembatan utama antara crypto dan sistem keuangan tradisional. Kalau regulasi lemah, risiko pencucian uang dan penipuan makin tinggi. Fed pengen mencegah hal itu sebelum makin meluas.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Powell bilang, kebijakan ini bakal bantu menjaga stabilitas keuangan dan melindungi konsumen. Dia juga harap aturan ini bakal memicu inovasi, bukan menghambat. Jadi, meski ada kontrol ketat, peluang buat produk baru tetap terbuka.

Tapi, ada twist: Kevin Warsh, mantan ketua Fed, milih abstain atau tidak memberi suara dalam keputusan ini. Warsh ngaku belum cukup data buat menilai dampaknya, jadi dia pilih netral. Keputusan ini bikin spekulasi soal perpecahan pandangan di dalam Fed.

Abstain-nya Warsh bukan berarti menolak, tapi lebih ke sikap hati-hati. Dia khawatir aturan terlalu ketat bisa mengekang likuiditas stablecoin, yang justru dibutuhkan pasar crypto yang lagi booming.

Bagi kamu yang pakai stablecoin, artinya bakal ada proses KYC (Know Your Customer) yang lebih ketat. Jadi, siap-siap upload dokumen identitas dan bukti sumber dana. Ini mungkin terasa ribet, tapi pada akhirnya bikin transaksi lebih aman.

Praktisnya, kalau kamu masih pakai stablecoin lewat platform US, cek dulu kebijakan KYC mereka. Kalau belum update, mungkin bakal ada gangguan layanan. Jadi, siapkan dokumen sekarang biar nggak ketinggalan.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Decrypt

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari Decrypt.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Decrypt.

Baca artikel asli di Decrypt
#Crypto#Decrypt#rss