Kraken melaporkan 56 juta formulir pajak crypto ke IRS, dengan sepertiga transaksi di bawah $1. Tanpa de minimis exemption, beban pelaporan pajak crypto jadi sangat berat.
Bayangin harus lapor pajak untuk pembelian kopi pakai Bitcoin yang nilainya cuma $0.50. Kelihatan konyol, kan? Tapi itulah realitas yang dihadapi jutaan pengguna crypto di Amerika Serikat.
Kraken, salah satu bursa crypto terbesar, baru-baru ini mengungkap data mengejutkan. Mereka harus mengirim 56 juta formulir pajak ke IRS untuk tahun 2025. Yang lebih parah, sekitar 19 juta transaksi — atau sepertiga dari total — nilainya di bawah $1.
Kenapa bisa sampai segitunya? Jawabannya ada di dua masalah regulasi yang belum terselesaikan.
Pertama, tidak adanya de minimis exemption untuk pembayaran crypto. Di dunia fiat, kamu nggak perlu lapor pajak kalau untung $0.10 dari jual beli mata uang asing. Tapi untuk crypto, setiap transaksi — sekecil apapun — harus dilaporkan.
Kedua, staking rewards dikenakan pajak saat diterima (at receipt), bukan saat dijual. Jadi kalau kamu dapat $0.05 dari staking, harus dilaporkan sebagai income. Padahal harga crypto bisa fluktuatif banget.
Hasilnya? Banyak taxpayer dapat formulir 1099 yang panjangnya ratusan halaman. CPA dan software pajak kewalahan memproses data sebanyak itu. Biaya kepatuhan jadi tinggi, padahal tax revenue yang dihasilkan minimal.
Ini bukan cuma masalah Kraken. Semua bursa crypto besar menghadapi situasi serupa. Beban administratifnya besar, tapi manfaatnya kecil.
Dari sisi pengguna, ini bikin frustasi. Kamu mungkin punya ratusan micro-transactions dari staking, gaming, atau pembayaran sehari-hari. Tanpa tools otomatis, hampir mustahil melacak semuanya dengan akurat.
Ada usulan untuk memperbaiki ini. Beberapa anggota kongres mendukung de minimis exemption sekitar $200 untuk transaksi crypto. Tapi sampai sekarang, belum ada undang-undang yang lolos.
Sementara itu, apa yang bisa kamu lakukan?
Pertama, gunakan crypto tax software yang bisa sync dengan wallet dan exchange kamu. Tools seperti Koinly, CoinTracker, atau TaxBit bisa otomatis mengkategorikan transaksi dan generate laporan.
Kedua, pertimbangkan untuk consolidate staking rewards. Kalau platformnya memungkinkan, pilih opsi compound atau reinvest biar nggak terlalu banyak micro-transactions.
Ketiga, keep detailed records. Simpan screenshot, email confirmation, dan export CSV dari setiap platform yang kamu gunakan. IRS bisa audit hingga 3 tahun ke belakang, atau lebih kalau ada underreporting signifikan.
Keempat, konsultasi dengan tax professional yang paham crypto. Regulasinya kompleks dan berubah-ubah. Investasi di advice yang tepat bisa hemat banyak waktu dan stress di kemudian hari.
Data dari Kraken ini sebenarnya alarm penting. Sistem pajak crypto saat ini tidak sustainable. Terlalu banyak paperwork untuk terlalu sedikit revenue. Terlalu banyak complexity untuk rata-rata taxpayer.
Perubahan regulasi memang butuh waktu. Tapi sampai itu terjadi, kamu tetap harus compliant. Jadi better siap-siap dari sekarang daripada panik pas tax season tiba.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinDesk
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinDesk.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.
Baca artikel asli di CoinDesk→


