Kalshi meluncurkan crypto perpetual futures untuk bersaing dengan Coinbase dan Robinhood. Simak strategi platform prediction market ini menangkap permintaan derivatives digital asset di AS.

Kalshi, platform prediction market yang sudah cukup dikenal, sekarang mau main di lapangan besar. Mereka baru saja umumkan rencana untuk meluncurkan crypto perpetual futures.

Ini langkah berani. Langsung saja mereka tantang dua raksasa: Coinbase dan Robinhood.

Perpetual futures itu kontrak derivatives tanpa tanggal expired. Kamu bisa hold posisi long atau short selama mau, asal margin cukup. Instrument ini jadi favorit trader crypto karena fleksibel dan bisa pakai leverage.

Advertisement

Kalshi punya keunggulan penting. Mereka sudah teregulasi penuh di Amerika Serikat. Beda dengan banyak platform offshore yang beroperasi di gray area.

Regulasi itu penting banget buat institutional investor. Mereka butuh kepastian hukum sebelum deploy dana besar.

Coinbase memang sudah punya produk serupa. Tapi Kalshi datang dengan approach berbeda. Mereka bangun dari fondasi prediction market yang sudah proven.

Robinhood juga baru expand ke crypto derivatives. Persaingan makin ketat, dan itu bagus buat kamu sebagai user.

Demand untuk crypto derivatives itu massive. Data menunjukkan volume perpetual futures di platform global itu jauh lebih besar dari spot trading. Beberapa exchange offshore bahkan 90% volume mereka dari derivatives.

Tapi masalahnya, platform offshore itu risky. Banyak yang tidak teregulasi, tidak ada investor protection yang proper. Kalshi mau capture demand itu dengan cara yang lebih aman dan legal.

Ini juga bagian dari trend lebih besar. Traditional finance infrastructure mulai merge dengan crypto markets. Wall Street tidak bisa ignore lagi.

Kalshi sebelumnya sudah sukses dengan prediction market untuk event ekonomi dan politik. Mereka punya track record manage risk dan liquidity. Skillset itu transferable ke crypto derivatives.

Platform mereka juga user-friendly. Kamu tidak perlu jadi quant PhD untuk mulai trading. Interface sederhana tapi fitur cukup powerful.

Untuk trader retail, ini berarti lebih banyak pilihan. Kamu bisa compare fees, compare user experience, pilih yang paling cocok dengan strategi kamu.

Practical takeaway-nya gini: Kalshi masuk ke crypto perpetual futures itu sinyal kuat bahwa regulated derivatives market sedang tumbuh pesat. Kalau kamu trader yang prioritaskan security dan legal compliance, sekarang ada alternatif baru selain incumbent besar. Worth banget untuk explore dan bandingkan fitur sebelum commit ke satu platform.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

CoinDesk

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari CoinDesk.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.

Baca artikel asli di CoinDesk
#Crypto#CoinDesk#rss