Kalshi terancam setelah hakim Washington menyatakan pasar prediksinya ilegal. Simak selengkapnya!
Jadi, ada kabar menarik nih dari Washington! Hakim di sana baru aja memutuskan untuk memblokir Kalshi, platform yang terkenal dengan pasar prediksi olahraga. Mereka bilang, aktivitas yang dilakukan Kalshi itu ilegal menurut hukum perjudian di negara bagian itu. Gimana bisa sampai segitunya, ya?
Kalshi ini sebenernya adalah platform yang memungkinkan orang untuk bertaruh pada hasil dari berbagai acara olahraga. Misalnya, kamu bisa nebak siapa yang bakal menang di pertandingan sepak bola. Tapi, masalahnya, hukum di Washington itu ketat banget soal perjudian. Jadi, hakim merasa Kalshi udah melanggar aturan yang ada.
Keputusan ini bikin banyak orang bertanya-tanya, apakah Kalshi bakal bangkit lagi atau malah terpuruk? Soalnya, mereka udah menghabiskan waktu dan uang untuk membangun platform ini. Dan sekarang, semua itu terancam hilang gara-gara keputusan hakim ini.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Buat kamu yang suka taruhan atau prediksi olahraga, ini bisa jadi berita buruk. Kalshi sebelumnya menawarkan cara yang lebih aman untuk bertaruh ketimbang kasino atau sportsbook tradisional. Tapi, dengan keputusan ini, semua itu jadi tanda tanya besar. Apakah ada harapan bagi Kalshi untuk kembali beroperasi?
Kalshi sendiri belum memberikan pernyataan resmi setelah keputusan ini. Tapi, kita semua tahu, mereka pasti lagi mikir keras tentang langkah selanjutnya. Apakah mereka bakal banding atau mungkin ada solusi lain yang bisa mereka ambil? Kita tunggu aja deh!
Yang jelas, ini jadi pelajaran buat semua startup di bidang crypto dan perjudian. Hukum bisa jadi penghalang besar, dan kamu harus paham betul tentang regulasi yang ada sebelum terjun. Jadi, buat kamu yang mau coba-coba, hati-hati ya!
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
The Block
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari The Block.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan The Block.
Baca artikel asli di The Block→


