Dana VC crypto turun drastis ke $659 juta di April 2024. Simak dampaknya untuk startup dan tips praktis buat investor di tengah pasar yang lagi hati-hati.

Kabar kurang mengenakkan datang dari dunia crypto venture capital. Bulan April kemarin, dana yang masuk ke startup crypto cuma $659 juta. Angka ini terendah sejak Juli 2024, alias nyaris dua tahun terendah yang pernah tercatat.

Kalau kamu ikutin perkembangan crypto VC, pasti sadar kalau ini tanda perlambatan yang signifikan. Dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, dealmaking beneran melambat di seluruh sektor tanpa terkecuali. Investor besar kayaknya lagi lebih selektif dalam naruh uang mereka ke aset digital.

Kenapa bisa turun drastis? Beberapa faktor bermain di sini secara bersamaan. Market crypto memang lagi volatil dengan fluktuasi harga yang bikin nervous, plus banyak institutional investor masih trauma dari bear market panjang sebelumnya.

Advertisement

Mereka prefer nunggu di pinggir dulu sambil lihat proyek mana yang beneran punya fundamentals kuat dan revenue sustainable. Risk appetite menurun drastis dibanding era bull market 2021 yang serba gampang raise funds.

Buat founder startup crypto, situasi ini definitely tricky dan challenging. Dulu raising funds bisa selesai dalam minggu dengan valuation tinggi, sekarang VC jauh lebih demanding dan kritikal. Mereka nggak lagi asal lempar duit ke setiap project yang punya whitepaper keren tanpa produk jadi.

Due diligence-nya jauh lebih ketat, timeline-nya bisa berbulan-bulan lebih lama dari ekspektasi. Beberapa founder report proses fundraising molor karena investor minta proof of concept yang lebih solid dan metrics yang prove traction real, bukan cuma vanity metrics.

Tapi bukan berarti kesempatan tutup total sama sekali lho. Justru di saat market down kayak gini, proyek yang genuine dengan fundamentals kuat malah bisa shine dan stand out. Yang punya product-market fit jelas, revenue model sustainable, dan tim solid execution masih bisa dapet funding dengan valuation reasonable.

VC masih invest kok, cuma mereka lebih picky dan defensive dalam strategi deployment. Yang menarik, sector-specific deals masih ada terutama di infrastructure crypto dan AI-blockchain integration yang masih dapet perhatian signifikan dari investor.

Tapi speculative DeFi projects tanpa utility jelas atau NFT marketplace baru yang model bisnis-nya questionable? Bisa jadi lebih susah narik perhatian investor sekarang karena mereka fokus ke real-world utility dan sustainable business model, bukan hype semata.

Buat kamu yang investor retail atau pengen masuk crypto space, ini ada pelajaran berharga tentang market cycle. Jangan terburu-buru FOMO ke project baru yang fundraising-nya gede-gedean tanpa lihat fundamentals dulu.

Cek dulu fundamentals-nya secara mendalam, apalagi di kondisi VC funding yang lagi ketat dan selektif. Kalau VC besar dengan tim analis profesional aja hati-hati dan slow down, kamu sebagai retail investor harus lebih hati-hati lagi dalam allocate capital.

Practical takeaway-nya sederhana: baik kamu founder startup atau individual investor, fokus ke value creation jangka panjang daripada short-term gains. Kalau kamu founder, pastikan runway cukup minimal 18-24 bulan dan burn rate terkontrol dengan baik.

Jangan expect fundraising cepat dan gampang seperti era 2021-2022 yang penuh euphoria. Siapin pitch deck yang fokus ke metrics, unit economics, dan traction yang measurable, bukan sekadar hype atau jargon teknis yang membingungkan investor.

Kalau kamu investor, ini saatnya jadi lebih kritikal dan thorough dalam analisis. Due diligence harus lebih dalam, jangan cuma lihat siapa backers-nya atau siapa yang promote. Lihat track record tim founders, teknologinya scalable nggak untuk mass adoption, dan yang paling penting ada revenue real atau belum.

Jangan cuma ikut-ikutan VC besar tanpa paham thesis investasi mereka, karena sekarang bahkan mereka aja lagi hati-hati dan bisa salah prediksi. Do your own research itu makin krusial di market yang lesu dan penuh uncertainty kayak sekarang.

Intinya, crypto winter atau funding drought memang kerasa dampaknya, tapi bukan akhir dunia untuk industry ini. Market lagi self-correcting dari ekspektasi yang terlalu tinggi dan valuation yang nggak masuk akal selama hype season.

History repeated: yang survive dan keep building di bear market atau funding winter biasanya jadi winner besar di bull run berikutnya. So, stay informed dengan data terbaru, manage risk wisely dengan position sizing proper, dan jangan panik sell atau panic fundraise based on short-term sentiment.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

CoinTelegraph

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari CoinTelegraph.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinTelegraph.

Baca artikel asli di CoinTelegraph
#Crypto#CoinTelegraph#rss