Core Scientific dapat cuan 75% dari deal AI, tapi apa ini bisa ditiru penambang Bitcoin lain? Simak selengkapnya di sini!
Jadi, baru-baru ini ada kabar menarik dari Core Scientific yang berhasil dapet cuan sampai 75% dari kerjasama mereka di bidang AI. Ini angka yang gede banget, kan? Tapi pertanyaannya, bisa nggak sih penambang Bitcoin lainnya ngikutin jejak mereka? Soalnya, situasi di dunia crypto itu nggak selalu sama, dan setiap perusahaan punya tantangan yang berbeda-beda.
Bernstein, salah satu analis yang cukup terkenal, bilang kalau TeraWulf dan Cipher itu punya stabil ROA (Return on Assets) masing-masing cuma 5% dan 4%. Jadi, bisa dibilang Core Scientific ini kayak outlier yang beruntung banget. Mereka punya keuntungan dari sisi capex, yang bikin mereka bisa dapat hasil yang jauh lebih baik dibandingkan yang lain.
Nah, apa sih yang bikin Core Scientific bisa dapet cuan segede itu? Salah satu kuncinya adalah inovasi dan pemanfaatan teknologi AI yang mereka lakukan. Mereka berhasil memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya. Ini jadi pelajaran penting buat kamu yang mau terjun ke dunia crypto, inovasi itu kunci!
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Tapi, jangan langsung percaya gitu aja. Setiap perusahaan punya model bisnis dan strategi yang berbeda. Jadi, meskipun Core Scientific berhasil, belum tentu cara mereka bisa diterapkan di tempat lain. Ini yang bikin dunia crypto itu seru dan penuh tantangan, kamu harus pinter-pinter nyari peluang.
Kalau kamu lagi ngebet buat investasi di crypto, penting banget buat ngelihat angka-angka ini. Jangan cuma lihat dari satu sisi doang, tapi coba analisa keseluruhan. Core Scientific mungkin jadi contoh yang menarik, tapi ingat, risiko selalu ada di dunia investasi. Pastikan kamu siap dengan segala kemungkinan yang ada.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
The Block
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari The Block.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan The Block.
Baca artikel asli di The Block→