Bitmine membeli 101.627 ETH dalam transaksi terbesarnya sejak Desember 2025. Perusahaan kini menguasai 4,12% pasokan Ether dan semakin dekat ke target 5%.

Bitmine baru-baru ini membuat langkah besar di pasar crypto. Mereka membeli 101.627 ETH dalam satu minggu. Ini jadi pembelian terbesar mereka sejak Desember 2025.

Dengan pembelian ini, total kepemilikan Bitmine naik jadi 4.976.485 ETH. Angka itu setara dengan sekitar 4,12% dari seluruh pasokan Ether yang beredar.

Perusahaan ini punya target ambisius. Mereka ingin menguasai 5% dari total pasokan ETH. Dari posisi sekarang, jaraknya tinggal sekitar 0,88% lagi.

Advertisement

Kenapa Bitmine begitu agresif mengumpulkan ETH? Mereka sepertinya percaya banget sama potensi jangka panjang Ethereum. Bisa jadi juga mereka sedang mempersiapkan diri untuk ekosistem staking atau layanan institutional lainnya.

Pembelian besar seperti ini biasanya jadi sinyal buat market. Kalau institutional investor sebesar Bitmine terus borong, artinya mereka nggak takut sama volatilitas harga jangka pendek.

Buat kamu yang investasi di ETH, ada pelajaran praktis di sini. Investor besar fokus ke akumulasi jangka panjang, bukan trading harian. Mereka nggak peduli harga naik turun minggu ini atau bulan depan.

Strategi akumulasi konsisten seperti yang dilakukan Bitmine bisa jadi contoh. Daripada panik sell pas harga drop, mereka justru beli lebih banyak. Mindset ini beda banget sama trader retail yang sering FOMO atau panic selling.

Target 5% pasokan ETH itu nggak main-main. Kalau tercapai, Bitmine bakal jadi salah satu pemegang ETH terbesar di dunia. Pengaruh mereka terhadap governance dan ekosistem Ethereum juga bakal makin besar.

Jadi, takeaway praktisnya: perhatikan apa yang dilakukan whale dan institutional investor, bukan cuma noise di social media. Akumulasi konsisten jauh lebih powerful daripada prediksi harga jangka pendek.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

CoinTelegraph

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari CoinTelegraph.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinTelegraph.

Baca artikel asli di CoinTelegraph
#Crypto#CoinTelegraph#rss