Bitcoin tembus $82.000, Coinbase dan crypto stock lainnya naik drastis karena Clarity Act.
Bitcoin lagi nge-gedor level tertinggi sepanjang masa! Kamu udah dengar nggak? Bitcoin baru saja mencapai level $82.000. Ini luar biasa banget, soalnya ini level tertinggi yang pernah dicapai Bitcoin dalam sejarah.
Coinbase, salah satu exchange crypto terbesar, lagi jadi pemenangnya. Saham Coinbase naik drastis bareng dengan crypto stock lainnya. Semua ini gara-gara Clarity Act yang lagi maju di Kongres Amerika.
Apa itu Clarity Act ini? Ini undang-undang yang bikin crypto lebih jelas dari segi regulasi. Kalau undang-undang ini jadi hukum, bakal bikin investor lebih nyaman masuk ke pasar crypto. Jadi, nggak heran kalau harga crypto lagi naik.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Cuma buat kamu yang lagi tertarik investasi di crypto, jangan lupa bahwa pasar crypto ini masih sangat volatile. Harga bisa naik drastis dalam sehari, tapi juga bisa turun sama drastisnya. Jadi, selalu siapin dana yang kamu siapin kehilangan.
Ada faktor lain yang bikin crypto lagi booming. Public debut Cerebras, perusahaan pembuat chip AI, juga ikut bikang pasar crypto dan pasar tradisional. Ini menunjukkan bahwa teknologi AI dan crypto lagi saling memperkuat.
Kalau kamu lagi mau investasi di crypto, mungkin Coinbase bisa jadi pilihan yang bagus. Tapi ingat, selalu lakukan riset sendiri sebelum memutuskan investasi. Jangan ikut-ikutan tanpa paham dulu apa yang kamu lakukan.
Untuk kamu yang sudah punya crypto, mungkin ini waktu yang baik untuk pertimbangkan jual sebagian untuk take profit. Ingat, jangan terlalu greedy. Pasar crypto ini bisa berubah sangat cepat.
Yang jelas, dengan Bitcoin sudah mencapai level $82.000, ini menunjukkan bahwa crypto masih punya potensi besar. Tapi selalu ingat untuk investasi dengan bijak dan jangan masuk lebih dari yang kamu mampu.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinDesk
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinDesk.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.
Baca artikel asli di CoinDesk→