Bitcoin naik setelah core CPI Maret 2025 hanya naik 0,2%, di bawah ekspektasi 0,3%. Meski headline inflation tinggi karena harga energi, pasar crypto melihat peluang Fed lebih dovish.
Bitcoin sempat menguat setelah data inflasi inti AS dirilis. Core CPI Maret naik 0,2%, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 0,3%. Angka ini bikin spekulasi soal kemungkinan Fed memangkas suku bunga makin kuat.
Tapi jangan seneng dulu. Headline inflation justru melonjak 0,9% sebulan terakhir. Lonjakan ini dipicu kenaikan tajam harga energi akibat konflik Iran yang bikin pasar minyak global tegang.
Bedanya apa sih antara core CPI sama headline? Core CPI itu ngukur inflasi tanpa harga makanan dan energi yang suka volatile. Jadi angka ini dianggap lebih akurat buat lihat trend inflasi jangka panjang.
Headline inflation yang tinggi biasanya bikin Fed waspada. Tapi karena core CPI lebih rendah dari ekspektasi, pasar crypto baca ini sebagai sinyal Fed mungkin lebih dovish ke depannya.
Investor crypto selalu sensitif sama kebijakan moneter. Kalau Fed mulai memangkas suku bunga, duit cenderung mengalir ke aset berisiko kayak Bitcoin. Makanya reaksi positif langsung muncul begitu data rilis.
Tapi ingat, satu data bulanan belum cukup buat nentukan arah Fed. Inflasi masih di atas target 2% dan ketegangan geopolitik bisa terus dorong harga energi. Jadi volatilitas bakal tetap jadi teman setia trader crypto.
Praktisnya buat kamu: jangan FOMO cuma gara-gara satu data CPI. Perhatikan juga trend inflasi beberapa bulan ke depan dan statement Fed. Kalau core CPI terus turun, peluang bull run crypto makin besar. Tapi selalu siapin strategi risk management karena crypto tetap aset spekulatif.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinDesk
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinDesk.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.
Baca artikel asli di CoinDesk→


