Funding rate Bitcoin terendah sejak 2023 tunjukkan pasar heavily short. Peluang short squeeze bisa bawa BTC ke $125.000 jika risk-on mood berlanjut.
Lagi-lagi geopolitik yang gerakkan harga Bitcoin. Kali ini kabar damai antara AS dan Iran bikin investor lebih berani ambil risiko.
Tapi ada faktor teknis yang lebih menarik perhatian. Funding rate Bitcoin sekarang ada di level terendah sejak 2023.
Angka ini penting karena nunjukkin seberapa banyak trader yang lagi short Bitcoin. Semakin negatif funding rate-nya, semakin banyak yang bet harga bakal turun.
Menurut Daniel Reis-Faria dari ZeroStack, kondisi sekarang bisa dibilang market heavily short. Artinya, posisi short sudah numpuk banget di satu sisi.
Ini bikin setup yang menarik. Kalau harga Bitcoin mulai naik signifikan, trader yang short bakal terpaksa tutup posisi mereka.
Dalam trading, fenomena ini namanya short squeeze. Saat short seller panik buyback, harga bisa melonjak lebih kencang dari ekspektasi.
Target yang disebut analis? Sekitar $125.000 untuk Bitcoin. Bukan jaminan, tapi matematikanya masuk akal kalau forced unwind terjadi.
Buat kamu yang trading futures atau perp, ini reminder penting. Funding rate negatif yang ekstrem sering jadi sinyal kontrarian.
Bukan berarti langsung all-in long. Tapi worth it buat catat: ketika semua orang terlalu yakin harga bakal turun, kejutan biasanya datang dari arah lain.
Praktisnya, bisa pantau funding rate di platform seperti Coinglass atau CryptoQuant. Kalau sudah terlalu negatif dan ada catalyst positif, waspada potensi reversal cepat.
Risk management tetap nomor satu. Meski setup short squeeze menarik, crypto tetap volatil dan berita geopolitik bisa berubah sewaktu-waktu.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinDesk
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinDesk.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.
Baca artikel asli di CoinDesk→


