Bitcoin jatuh ke $75.000 saat pasar bereaksi terhadap testimoni Kevin Warsh. S&P 500 dan Nasdaq juga melemah setelah calon Ketua Fed bantah tekanan dari Trump.

Bitcoin lagi-lagi menunjukkan betapa sensitifnya dia terhadap berita makro. Dalam beberapa jam, harga BTC anjlok mendekati $75.000.

Penyebabnya? Sidang konfirmasi Senat untuk Kevin Warsh, calon Ketua Federal Reserve pilihan Trump.

Warsh menyatakan sesuatu yang menenangkan sekaligus mengkhawatirkan. Dia bilang Trump sama sekali tidak memintanya untuk memotong suku bunga.

Advertisement

Kenapa ini penting? Pasar sebelumnya sudah memperkirakan tekanan politik akan mendorong kebijakan moneter yang lebih longgar.

Ekspektasi itu ternyata meleset. Akibatnya, sentimen risk-off langsung menguat.

Bukan cuma Bitcoin yang kena. S&P 500 dan Nasdaq juga menyerah semua keuntungan pagi mereka.

Korelasi antara crypto dan ekuitas makin terlihat jelas di sini. Saat saham besar bergejolak, BTC ikut terbawa arus.

Bagi kamu yang hold Bitcoin, ini pengingat bahwa crypto bukan safe haven. Dia tetap aset risk-on yang bereaksi terhadap likuiditas global.

Pergerakan ini juga nunjukin betapa pentingnya komunikasi dari Fed. Sekadar pernyataan dari calon ketua bisa menggerakkan triliunan dolar.

Warsh sendiri punya track record sebagai hawk di masa lalu. Pasar mungkin khawatir dia tidak akan seagresif yang diharapkan dalam memangkas rate.

Sementara itu, Trump memang sering kritik Powell karena suku bunga yang dianggap terlalu tinggi. Tapi Warsh membuat garis batas tegas: independensi Fed harus dijaga.

Ini dual-edge sword. Independensi itu bagus untuk stabilitas jangka panjang, tapi kurang bagus untuk ekspektasi stimulus jangka pendek.

Trader crypto biasanya suka stimulus. Quantitative easing dan suku bunga rendah historically jadi fuel untuk bull run.

Tapi skenario Warsh mengindikasikan Fed akan tetap data-dependent. Tidak ada jaminan pemotongan agresif dalam waktu dekat.

Untuk kamu yang trading, ini saatnya lebih hati-hati. Volatilitas bisa melonjak tajam saat ketidakpastian kebijakan moneter tinggi.

Bagi investor jangka panjang, koreksi ini bisa jadi opportunity. Tapi pastikan kamu punya cash buffer dan tidak FOMO masuk di level tinggi.

Satu hal yang pasti: Bitcoin masih sangat bergantung pada narasi makro. Tech analysis saja tidak cukup untuk prediksi di environment kayak gini.

Keep an eye on data inflasi dan payroll ke depan. Itu akan jadi penentu arah Fed lebih dari komentar politik apa pun.

Praktisnya, diversifikasi tetap kunci. Jangan all-in BTC meski kamu bullish jangka panjang. Kombinasi crypto, saham, dan cash lebih sustainable.

Dan ingat: jangan panic sell saat market merah. Rata-rata, yang survive bear market adalah yang punya plan dan disiplin eksekusi.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

CoinDesk

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari CoinDesk.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.

Baca artikel asli di CoinDesk
#Crypto#CoinDesk#rss