Bank-bank besar AS meminta GENIUS Act soal stablecoin diperlambat. Mereka bingung regulasi dari berbagai lembaga federal saling bertabrakan.

Bank-bank besar di AS lagi protes nih. Mereka bilang aturan soal stablecoin keburu cepat diterapkan, padahal banyak lembaga federal yang bikin regulasi masing-masing.

Hasilnya? Bingung. Mereka nggak tahu aturan dari lembaga A bakal nabrak aturan lembaga B atau nggak.

Ini soal GENIUS Act, undang-undang yang lagi dibahas di Kongres. Tujuannya buat ngatur stablecoin lebih ketat.

Advertisement

Tapi bank-bank bilang, "Santai dulu dong!" Mereka takut kalau terlalu buru-buru, sistemnya malah berantakan.

Stablecoin itu apa sih? Simpelnya, kripto yang nilainya dipatok ke mata uang fiat, biasanya dolar AS. Contohnya USDT dan USDC.

Bedanya sama Bitcoin yang harganya naik turun gila-gilaan, stablecoin relatif stabil. Makanya banyak dipakai buat transaksi harian.

Nah, karena makin populer, pemerintah AS mau ngatur. Tapi masalahnya, banyak lembaga yang ikut campur.

Ada SEC, CFTC, Treasury, Federal Reserve, OCC, FDIC. Masing-masing punya pendapat sendiri-sendiri.

Bank-bank khawatir kalau mereka harus patuh ke banyak aturan berbeda dalam waktu bersamaan. Biaya compliance-nya bisa membengkak.

Bayangin aja, satu produk stablecoin harus lolos pemeriksaan dari lima lembaga berbeda. Ribet banget kan?

Selain itu, definisi "stablecoin" sendiri masih beda-beda antar lembaga. Yang ini bilang A, yang itu bilang B.

Kalau definisi aja belum sepakat, gimana mau bikin aturan yang jelas? Makanya bank-bank minta waktu lebih buat harmonisasi.

Mereka nggak bilang stop regulasi sama sekali. Cuma minta pelan-pelan aja, biar semua pihak bisa sinkron.

Praktisnya buat kamu yang main kripto atau kerja di fintech, ini berarti timeline aturan stablecoin bisa mundur.

Jangan kaget kalau sampai akhir tahun masih belum jelas juga. Proses politik di AS memang lambat.

Tapi ada sisi positifnya. Kalau regulasinya matang, industri stablecoin jadi lebih legit dan aman buat investor.

Yang penting diingat: stablecoin masih dalam radar regulator. Jangan kira bakal bebas selamanya.

Buat yang pakai stablecoin buat trading atau transfer uang, sementara ini masih aman-aman aja.

Cuma siap-siap aja, suatu saat KYC dan AML bakal lebih ketat. Dokumen verifikasi identitas bakal lebih ribet.

Intinya, bank-bank cuma mau regulasi yang koheren, nggak bertabrakan. Bukan menolak perkembangan teknologi.

Mereka juga lihat peluang bisnis di stablecoin, asal aturannya jelas dan adil buat semua pihak.

Jadi, sabar aja nunggu. Yang penting tetap update info soal regulasi, jangan sampai ketinggalan.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

CoinDesk

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari CoinDesk.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.

Baca artikel asli di CoinDesk
#Crypto#CoinDesk#rss