Ark Invest beli $18 juta Coinbase, jual $29 juta Robinhood. Simak alasan, dampak, dan apa yang bisa kamu pelajari.

Baru-baru ini, Ark Invest ngelakuin dua gerakan gede di pasar saham. Mereka beli saham Coinbase senilai $18 juta, terus jual saham Robinhood sekitar $29 juta. Kedengeran simpel, tapi ada cerita di baliknya.

Kenapa Ark pilih Coinbase? Soalnya, Coinbase lagi dapet sorotan karena volume perdagangan kripto naik terus. Meskipun harganya turun 2,57% jadi $164,92, Ark liat peluang jangka panjang buat dapetin cuan dari adopsi kripto yang makin meluas.

Di sisi lain, Robinhood malah naik 8,78% hari itu. Tapi Ark malah offload sahamnya. Kenapa? Salah satu alasan yang dibahas di forum investor adalah kekhawatiran regulasi. Robinhood lagi kena sorotan regulator US soal praktik tradingnya, jadi Ark milih keluar dulu.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Strategi Ark ini bukan hal baru. Mereka terkenal suka masuk pasar yang lagi “hot” dan keluar pas ada tanda-tanda risiko. Jadi, langkah ini bisa jadi contoh buat kamu yang mau main saham teknologi: pantau tren, tapi jangan lupa cek regulasi.

Kamu juga bisa ambil pelajaran praktis: jangan terlalu terikat sama satu saham, diversifikasi itu penting. Kalau satu sektor lagi naik, mungkin ada sektor lain yang lagi beresiko. Jadi, selalu cek fundamental dan faktor eksternal sebelum ambil keputusan.

Intinya, Ark Invest lagi main cerdas dengan memanfaatkan volatilitas pasar kripto. Mereka beli Coinbase pas harga turun, jual Robinhood pas pasar lagi panas. Kamu bisa belajar dari pola ini buat ngatur portofolio kamu sendiri.

Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

The Block

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Crypto update dari The Block.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan The Block.

Baca artikel asli di The Block
#Crypto#TheBlock#rss