39 perusahaan finansial terbesar Eropa meminta fast-track untuk regulasi blockchain, ingin DLT pilot regime dipisah dari 18 paket hukum lainnya.
Bayangin kamu punya ide cemerlang buat aplikasi blockchain, tapi harus nunggu ratusan halaman regulasi diselesaikan dulu. Frustrating banget, kan?
Nah, 39 perusahaan finansial raksasa di Eropa juga ngerasain hal yang sama. Mereka baru-baru ini ngirim surat desakan ke regulator.
Isinya? Minta DLT pilot regime dipisah dari paket besar yang isinya 18 undang-undang finansial.
Kenapa penting banget? Soalnya DLT (Distributed Ledger Technology) itu fondasi dari blockchain dan crypto. Kalau regulasinya lambat, inovasinya juga ikutan mandeg.
Sekarang ini, DLT pilot regime terjebak dalam proses legislative yang super kompleks. Bayangin aja, 18 undang-undang harus diselesaikan bareng-bareng.
Perusahaan-perusahaan ini bilang, cara itu nggak efisien. Mereka butuh update yang lebih cepat biar bisa bangun pasar yang beneran jalan.
DLT pilot regime sebenarnya udah jadi wadah eksperimen. Perusahaan bisa coba teknologi baru dalam lingkungan yang terkontrol.
Tapi kalau regulasinya harus nunggu paket besar lainnya, eksperimen itu jadi nggak relevan. Teknologi berkembang cepat, regulasi harus bisa ngejar.
Surat desakan ini datang dari berbagai jenis perusahaan. Ada bank tradisional, fintech startup, sampai infrastructure provider.
Mereka semua sepakat: Eropa bakal ketinggalan kalau terus-terusan dihambat red tape. Amerika dan Asia udah lebih dulu bergerak.
Praktisnya, pemisahan ini bakal ngasih fleksibilitas buat regulator. Mereka bisa update aturan DLT tanpa harus revisi 18 undang-undang sekaligus.
Buat kamu yang tertarik sama industri crypto, ini tanda penting. Regulasi yang agile itu kunci buat adopsi massal.
Takeaway praktisnya: Pantau terus perkembangan DLT pilot regime di Eropa. Kalau berhasil dipisah, kita bakal lihat inovasi blockchain yang lebih cepat dan berani di kawasan ini.
Crypto lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
CoinDesk
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari CoinDesk.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.
Baca artikel asli di CoinDesk→


