Unilever aktifkan 50.000 kreator di Piala Dunia, strategi marketing yang bikin heboh!

Jadi, tahun lalu Unilever punya rencana ambisius buat Piala Dunia. Mereka bilang, setengah dari anggaran media mereka bakal dipakai buat marketing di sosial media dan kreator. Gak main-main, Unilever jadi brand perawatan pribadi resmi di FIFA World Cup 2026. Rencananya, mereka mau melibatkan puluhan ribu kreator di rumah, di stadion, dan di pop-up branded di negara tuan rumah. Mulai dari kreator gede kayak bintang sepak bola Trinity Rodman sampai kreator lokal yang lebih kecil, semua dilibatkan buat ningkatin angka media yang mereka dapat.

Nah, saat turnamen sepak bola musim panas ini lagi ramai, Digiday udah lihat langsung gimana rencana Unilever ini berjalan. Mereka bilang udah aktifkan 50.000 kreator dan influencer di seluruh dunia! Di New York, Miami, dan Mexico City, mereka bikin pop-up House of Fresh selama 10 hari dan bawa influencer top ke pertandingan Piala Dunia. Gak heran sih, soalnya strategi ini bikin brand mereka makin dikenal.

Yang menarik, Unilever juga ngincar momen-momen penting selama Piala Dunia. Mereka tahu kalau event ini bakal jadi sorotan besar, jadi mereka manfaatin dengan baik. Dengan banyaknya kreator yang terlibat, mereka bisa menjangkau lebih banyak orang dan bikin buzz yang gede. Ini jadi cara yang cerdas buat ngerangkul audiens yang lebih luas.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Buat kamu yang pengen tahu lebih lanjut, strategi ini bukan cuma tentang jumlah kreator yang dilibatkan, tapi juga tentang bagaimana mereka bisa berkolaborasi dengan brand. Unilever berusaha bikin koneksi yang lebih dekat antara produk mereka dan konsumen lewat konten yang relatable. Jadi, bisa dibilang ini adalah langkah yang inovatif dan kreatif di dunia marketing.

Kalau kamu penasaran sama dampak dari strategi ini, bisa jadi ini adalah contoh yang patut dicontoh oleh brand lain. Dengan memanfaatkan kekuatan kreator, Unilever berhasil bikin brand mereka makin mengena di hati konsumen. Siapa tahu, brand favorit kamu juga bisa ikutan cara ini, kan?

Business: Marketing Tips lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Digiday

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Business: Marketing Tips update dari Digiday.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Digiday.

Baca artikel asli di Digiday
#BusinessMarketingTips#Digiday#rss