TribecaX jadi tempat CMO cari cerita untung. Kenapa brand makin doyan branded content sekarang?
Dulu, CMO dan tim marketing paling sering ketemuan di Cannes buat jaringan dan pamer kreativitas. Tapi sekarang, ada spot baru yang mulai diincar: TribecaX.
Yep, festival film di New York ini nggak cuma buat sineas anymore. TribecaX jadi tempat marketer, agen talent, sama creator ngumpul buat scouting proyek, nego deal, dan ngobrolin branded entertainment. Serius nih, bukan cuma gimmick.
Sepuluh tahun lalu, bayar produksi film atau dokumenter masih dianggap aneh. Cuma beberapa brand berani coba.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Sekarang? Udah mainstream banget. Brand-brand gede sadar kalau cerita yang bagus bisa bikin audiens nempel, bukan cuma lihat iklan 5 detik lalu skip.
Rebecca Glashow, CEO Tribeca Enterprises, bilang filmmaker dulu ragu-ragu collab sama brand. Takutnya brand malah maksa masukin produk di tengah cerita.
Tapi sekarang pola pikirnya beda. Brand makin ngerti cara kerja storyteller. Mereka support filmaker buat ngomongin cerita mereka, bukan sekadar jadi vendor iklan.
Glashow bilang ini tanda "storytelling hierarchy is starting to flatten." Maksudnya? Garis antara brand sama filmmaker makin tipis. Dulu brand di atas, filmmaker di bawah. Sekarang, mereka partner beneran.
Intinya, brand yang paham ini bakal menang. Mereka nggak cuma beli media, tapi invest di cerita yang orang inget.
Buat kamu yang ngurusin marketing atau konten, ada satu pelajaran gede: jangan cuma jual produk. Bangun narasi yang orang pengen ikutin. Kalau perlu, cari partner filmmaker yang ngerti audience kamu.
Festival kayak TribecaX bukti kalaya industri udah berubah. Brand yang telat sadar mungkin bakal ketinggalan kereta.
Business: Marketing Tips lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Digiday
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Business: Marketing Tips update dari Digiday.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Digiday.
Baca artikel asli di Digiday→