Startup kecil AS史上最ption biasa Piala Dunia pakai watch party dan produk bertema sepak bola, tanpa harus keluarin duit gede buat sponsor resmi.

Piala Dunia emang gak pernah gagal bikin heboh. Dari iklan gede-gedean Nike sama Adidas, sampai sponsor resmi kayak Anheuser-Busch dan Coca-Cola.

Tapi tau gak? Gak semua brand perlu keluarin duit jutaan dolar buat nempel logo di sana.

Beberapa startup kecil di AS malah makin kreatif. Crumbl Cookies sama Olipop contohnya, mereka bikin watch party, luncurin produk bertema sepak bola, dan manfaatin dekatnya sama venue pertandingan.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Intinya? Mereka ikut party tanpa bayar cover charge yang gede.

Dengan jutaan turis yang bakal datang ke Amerika Utara dalam sebulan ke depan, para eksekutif brand merasa harus ada di momen ini. Soalnya, ini bisa jadi momen budaya terbesar tahun ini.

Yang menarik, startup-startup ini gak cuma ngandelin cash burn. Mereka ngandelin proximitas dan koneksi lokal sama komunitas penggemar.

Crumbl misalnya, bisa bikin pengalaman di toko yang bikin fans sepak bola mau datang dan share di media sosial. Olipop bisa ngasih rasa spesial edisi terbatas yang langsung ngehubungin sama vibe turnamen.

Ini beda banget sama brand gede yang fokus ke reach global. Startup kecil fokus ke engagement lokal yang organic.

Takeaway buat kamu yang punya bisnis? Gak usah nunggu punya budget gede buat nempel di event besar.

Carilah celah di sekitar event itu sendiri. Bisa dari jualan di dekat venue, bikin event komunitas, atau luncurin produk edisi khusus yang relevan.

Pentingnya adalah baca momentum budaya dengan cepat, lalu eksekusi tanpa banyak mikir.

Business: Marketing Tips lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Digiday

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Business: Marketing Tips update dari Digiday.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Digiday.

Baca artikel asli di Digiday
#BusinessMarketingTips#Digiday#rss