Snickers perluas platform marketing 'Hungry' ke produk peanut butter dengan kampanye kreatif seputar NFL draft yang mengajak konsumen bersantai.

Snickers lagi-lagi membuktikan kalau platform 'Hungry' mereka itu nggak cuma sekadar slogan.

Brand dari Mars ini sekarang bawa konsep yang sama ke lini produk peanut butter mereka.

Strateginya? Tetap fokus pada insight sederhana: orang jadi beda kalau lapar.

Advertisement

Kali ini, Snickers marketing team juga ngandelin Peanut Butter Ice Cream sebagai hero product.

Mereka launching effort khusus yang nyambung sama event besar: NFL draft.

Kampanyenya pakai tagline 'Chill' — ajakan buat fans football buat tenang dan santai.

Menariknya, ini bukan cuma soal jualan es krim.

Snickers lagi bangun narrative yang lebih luas seputar peanut butter category.

Mereka lihat ada opportunity buat grow market share di segmen ini.

Platform 'Hungry' yang udah iconic itu jadi fondasi yang kuat.

Consumer behavior research memang nunjukin: hunger state itu powerful trigger buat purchase decision.

Snickers cuma memperluas insight itu ke product range yang lebih luas.

Kolaborasi dengan NFL draft juga pilihan yang cerdas dari sisi timing.

Event ini dapetin massive attention dari target audience mereka.

Message 'Chill' kontras tapi komplementer sama 'Hungry' — nunjukin range emotional state yang brand ini bisa address.

Buat kamu yang kerja di marketing, ini kasus menarik soal platform consistency.

Snickers nggak reinvent the wheel. Mereka extend what works.

Satu insight kuat bisa jadi fondasi buat multiple product lines dan campaigns.

Practical takeaway-nya: jangan buru-buru abandon platform yang udah build strong brand association.

Tanya dulu: apakah insight-nya masih relevant? Apakah execution-nya bisa di-refresh?

Kalau iya, kamu bisa stretch platform yang sama ke kategori baru tanpa mulai dari nol.

Snickers tunjukin kalau brand architecture yang solid itu investasi jangka panjang.

Business: Marketing Tips lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Marketing Dive

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Business: Marketing Tips update dari Marketing Dive.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Marketing Dive.

Baca artikel asli di Marketing Dive
#BusinessMarketingTips#MarketingDive#rss