Pemenang Digiday 2026 ungkap tren AI, data-driven, dan kampanye interaktif yang mengubah cara brand beriklan.
Tahun ini Digiday Media Buying and Planning Awards ngasih spotlight ke brand yang udah ngasih sentuhan AI ke tiap langkah iklan. Jadi, bukan cuma soal budget gede, tapi gimana data dan teknologi bantu mereka nyasar ke audiens yang paling bernilai.
Kepler, misalnya, dapet gelar Most Innovative Media Agency. Mereka ngeluarin platform Kip yang ngumpulin data audiens, beli media, produksi kreatif, sampai ngukur performa dalam satu tempat. Pakai Kip AIR, brand bisa liat seberapa keliatan mereka di dunia generatif AI kayak ChatGPT atau Gemini.
Strategi Kepler ini bikin mereka dapat klien baru di berbagai sektor, sambil tetep jaga hubungan lama. Intinya, AI bukan cuma hype, tapi udah jadi senjata utama buat ngembangin bisnis.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Di sisi lain, Samsung Ads barengan Havas kerja bareng Domino’s bikin kampanye GameBreaks pertama di Eropa. Format CTV interaktif ini ngajak penonton jawab trivia pizza pake remote TV, terus muncul iklan Domino’s Ultimate Gunpowder Chicken pizza.
Kampanye ini bukan cuma seru, tapi juga ngasih data engagement yang jauh di atas standar industri. Jadi, interaktif TV ternyata bisa ngalahin iklan CTV konvensional dalam hal dampak brand.
Kraft Heinz juga masuk daftar pemenang dengan kampanye yang menggabungkan data real‑time dan storytelling yang nyambung ke konsumen. Mereka pakai insight data buat nyusun pesan yang relevan di tiap platform, mulai dari sosial media sampai TV streaming.
Semua pemenang ini nunjukin satu hal: kolaborasi antara brand, platform, dan kreator itu krusial. Dengan partner yang tepat, brand bisa nyebar pengaruh lewat suara yang dipercaya konsumen, bukan cuma iklan yang dibuang‑buang.
Kesimpulannya, AI, data, dan omnichannel planning udah jadi bahasa baku di dunia media. Kalau kamu mau ikutan main di level ini, siapin strategi yang ngandelin teknologi, data, dan partnership yang solid.
Business: Marketing Tips lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Digiday
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Business: Marketing Tips update dari Digiday.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Digiday.
Baca artikel asli di Digiday→