Kreator lagi meramaikan Hollywood, tapi ada batasan yang bikin penasaran. Simak selengkapnya!
Jadi, kamu tahu kan kalau Hollywood lagi heboh sama para kreator? Dalam beberapa bulan terakhir, banyak banget kreator yang muncul dan bikin gebrakan di industri film. Dua film horor yang lahir dari YouTube, Obsession dan Backrooms, ternyata sukses besar di box office. Bayangkan, Obsession udah ngumpulin $426 juta dan Backrooms $357 juta! Ini bikin banyak orang penasaran, apa sih yang bikin film-film ini bisa sukses?
Nah, bukan cuma itu aja. Beberapa perusahaan ekuitas swasta juga lagi ngumpulin dana buat beli IP meme kayak Skibidi Toilet. Ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh kreator di dunia hiburan sekarang. Studio-studio baru pun mulai bermunculan, fokus buat dapetin dan mengembangkan konten dari para kreator. Gak heran kalau banyak yang pengen kolaborasi sama mereka.
Tapi, meskipun kreator lagi naik daun, mereka gak bisa sepenuhnya menggantikan bintang Hollywood yang udah ada. Mereka lebih kayak memanfaatkan brand dan jumlah pengikutnya buat dapetin representasi ala Hollywood. Jadi, mereka bisa bikin jalur produksi baru yang udah punya audiens sendiri. Ini jadi daya tarik tersendiri buat studio-studio yang lagi kesulitan dan pengiklan yang pengen ambil langkah aman.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Kreator-kreator ini memang membawa angin segar, tapi di balik semua kesuksesan itu, ada batasan yang harus dihadapi. Misalnya, meskipun film-film mereka laku keras, belum tentu semua konten yang mereka buat bisa diterima oleh semua kalangan. Hollywood punya standar dan ekspektasi yang kadang sulit dipenuhi. Jadi, meskipun ada potensi besar, tetap ada tantangan yang harus dihadapi.
Jadi, buat kamu yang penasaran, apakah kreator ini bisa terus bersinar di Hollywood? Atau apakah ada batasan yang bikin mereka sulit untuk naik lebih tinggi? Kita tunggu aja perkembangan selanjutnya, karena industri ini selalu berubah dan penuh kejutan!
Business: Marketing Tips lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Digiday
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Business: Marketing Tips update dari Digiday.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Digiday.
Baca artikel asli di Digiday→