Strategi marketing Nestlé US: dari AI untuk efisiensi sampai marketing berbasis kultur yang relevan dengan konsumen muda.
Vicki Felker punya tugas berat: jaga 2.000 brand agar tetap relevan di mata konsumen yang selalu berubah.
Sebagai CMO Nestlé US, dia harus paham banget soal shifting consumer tastes. Apa yang hits hari ini bisa jadi usang besok.
Salah satu proyek terbaru dia adalah meluncurkan brand saus rumahan pertama Nestlé. Ini langkah besar buat CPG giant yang biasanya fokus ke produk siap saji.
Felker bilang, konsumen sekarang pengen lebih banyak kontrol di dapur mereka. Mereka nggak cuma cari praktis, tapi juga pengen eksplorasi rasa.
Nah, di sinilah AI masuk buat bantu timnya. Felker pakai AI buat boosting efficiency di berbagai proses marketing.
Contohnya? AI bantu analisis data konsumen lebih cepat. Timnya bisa deteksi tren lebih awal dan respon dengan campaign yang pas.
Tapi Felker tegas: AI itu tool, bukan pengganti kreativitas manusia. Kombinasi data-driven insight sama human creativity yang bikin marketing works.
Selain AI, Felker juga lagi all-in ke cultural marketing. Dia percaya brand harus nyambung sama kultur yang lagi hidup di masyarakat.
Artinya, nggak cuma iklan di TV tradisional. Tapi juga presence di platform yang relevan buat target audience, dengan messaging yang authentic.
Felker lihat generasi muda punya ekspektasi tinggi soal brand values. Mereka mau tahu brand itu care soal isu apa, bukan cuma jualan produk.
Jadi timnya invest waktu buat paham komunitas yang mereka target. Bukan asal sponsor event, tapi benar-benar engage dengan meaningful way.
Practical takeaway buat kamu yang kerja di marketing: pertama, jangan takut eksplor AI buat automate proses analisis dan reporting.
Kedua, allocate budget buat cultural marketing yang genuine. Konsumen bisa ngebedain brand yang cuma ikut-ikutan versus yang beneran ngerti kultur mereka.
Ketiga, selalu test and learn. Felker rajin launch pilot program kecil dulu sebelum big rollout. Ini minimize risk tapi tetap keep innovation alive.
Intinya? Marketing sukses itu balance antara efisiensi teknologi dan human connection yang authentic.
Business: Marketing Tips lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Marketing Dive
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Business: Marketing Tips update dari Marketing Dive.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Marketing Dive.
Baca artikel asli di Marketing Dive→


