Drama AI antara Trump dan model-model China bikin heboh. Kenapa ini penting? Yuk, simak selengkapnya!
Jadi gini, akhir pekan kemarin, beberapa penasihat Trump yang dulu dan sekarang mulai saling lempar sindiran ke perusahaan-perusahaan AI terkemuka di AS. David Sacks, yang dulu jadi 'czar' AI dan crypto, sampai bilang kalau model dari Anthropic itu 'lobotomized' dan 'woke'. Nah, ini semua gara-gara munculnya model AI gratis dari China yang namanya Kimi. Model ini bikin bingung karena kualitasnya bisa saingan sama yang dari OpenAI dan Anthropic, yang jelas-jelas nggak gratis.
Kimi ini jadi masalah serius buat Trump. Soalnya, setiap kali ada model pintar dan gratis dari China, perusahaan-perusahaan di AS jadi mikir dua kali untuk bayar model dari Anthropic atau OpenAI. Dan ini jelas bikin pusing, soalnya pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh perusahaan-perusahaan AI ini lagi jadi sorotan. Anton Leicht dari Carnegie Endowment bilang, model-model dari China ini jadi ancaman buat pemerintahan yang nggak mau berita buruk ekonomi lagi.
Nah, di tengah semua ini, New York baru aja ngeluarin larangan pertama di negara bagian buat data center baru. Banyak orang mulai curiga sama perusahaan-perusahaan AI, dan sepertinya banyak juga yang nggak peduli sama OpenAI atau Anthropic yang lagi berjuang melawan kompetitor yang lebih murah. Mereka merasa, ya udah, bukan urusan pemerintah untuk melindungi kepentingan mereka.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
David Sacks juga sempat bilang kalau perusahaan-perusahaan AI teratas itu pengen pemerintah ngeliminasi kompetisi open source. Dia berpendapat bahwa model-model AI dari China ini jadi populer karena lebih sedikit batasan dalam penggunaannya. Tapi, Sacks sekarang udah nggak kerja bareng Trump lagi, dan pandangannya tentang AI yang lebih terbuka udah banyak diganti dengan pandangan yang lebih mendukung intervensi pemerintah.
Pemerintah sekarang mikir, karena model-model AI udah cukup kuat dan bisa jadi ancaman buat keamanan nasional, mereka harus mengontrol penggunaannya. Ini yang bikin proses review baru di Gedung Putih untuk ngecek keamanan model-model AI sebelum dirilis. Dean Ball, mantan penasihat AI Trump yang sekarang kerja di OpenAI, bilang ini cuma bikin sistem lisensi untuk AI yang canggih.
Tapi, ada yang menarik di sini. Kenapa model Kimi bisa sebaik itu? Selama pemerintahan Biden dan bahkan di awal pemerintahan Trump, mencegah China dapat chip terbaik jadi prioritas. Namun, kontrol ekspor udah mulai dilonggarkan, dan ada beberapa dugaan penyelundupan chip. Tapi, tetap aja, China punya keterbatasan dalam daya komputasi, dan belum jelas chip apa yang dipakai untuk melatih model Kimi ini.
Ada kemungkinan proses pelatihannya melibatkan distilasi, di mana model AI dilatih menggunakan output dari model AI yang sudah ada. OpenAI dan Anthropic udah lama mengeluh kalau perusahaan-perusahaan AI China melakukan ini, dan mereka udah minta bantuan pemerintah buat menghentikannya. Di bulan April, mereka dapet bantuan ketika pemerintahan Trump mengumumkan serangkaian upaya untuk mengurangi praktik ini.
Tapi, Kimi udah ada di luar sana dan gratis, dan hampir sebaik model dari Anthropic yang sempat ditutup sementara karena dianggap mengancam keamanan nasional. Pertarungan akhir pekan lalu menunjukkan bahwa banyak orang di sekitar Trump melihat ini sebagai panggilan untuk bangun. Tapi, nggak ada yang sepakat harus ngapain selanjutnya.
AI Updates lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
MIT Technology Review AI
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
AI Updates update dari MIT Technology Review AI.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan MIT Technology Review AI.
Baca artikel asli di MIT Technology Review AI→